JATIMPOS.CO/SURABAYA — Anggota Komisi C DPRD Jawa Timur, Lilik Hendarwati, menegaskan pihaknya akan mengawasi ketat proses pemilihan direksi dan komisaris baru di Bank Jatim agar benar-benar berbasis kualitas dan bebas kepentingan.

Saat ini, dua posisi strategis di Bank Jatim masih kosong, yakni Direktur Manajemen Risiko serta satu posisi komisaris.

Lilik mengatakan, pengawasan dilakukan untuk memastikan proses seleksi melalui panitia seleksi (pansel) berjalan dengan kriteria yang jelas dan objektif.

“Kami ingin memastikan pemilihan direksi dan komisaris yang sekarang ini betul-betul sesuai dengan kualitas yang kita inginkan,” ujar Lilik, Senin (2/2/2026).

Ia menilai, pada proses sebelumnya, mekanisme seleksi belum sepenuhnya menghasilkan figur yang diharapkan meski telah melalui pansel.

“Apalagi yang sekarang dibutuhkan adalah direksi manajemen risiko. Itu jabatan strategis,” ujarnya.

Lilik menegaskan, independensi dan profesionalisme calon direksi maupun komisaris menjadi perhatian utama DPRD Jawa Timur.

“Kita memastikan bahwa mereka benar-benar terkupas dari segala macam kepentingan,” ujarnya.

Ia berharap, figur yang terpilih nantinya memiliki kompetensi yang lebih baik dibandingkan periode sebelumnya, sehingga mampu memperkuat tata kelola dan kinerja Bank Jatim ke depan.

“Bagi kami yang terpenting adalah kualitasnya bukan seperti kualitas yang kemarin,” pungkas Lilik. (zen)