JATIMPOS.CO/SURABAYA – DPRD Jawa Timur mendorong pengembangan layanan Bus Trans Jatim agar cakupannya tidak hanya berada di kawasan aglomerasi. Konektivitas antardaerah dinilai perlu diperluas untuk memudahkan mobilitas masyarakat di berbagai wilayah Jawa Timur.
Anggota DPRD Jatim Abdullah Muhdi mengatakan keberadaan Trans Jatim mendapat respons positif dari masyarakat. Selain tarif yang terjangkau, layanan tersebut dinilai memberikan alternatif transportasi publik yang mudah digunakan warga.
“Trans Jatim ini sangat bermanfaat dan dibutuhkan oleh masyarakat. Animo masyarakat terhadap Trans Jatim ini sudah luar biasa, positif,” ujar Abdullah Muhdi saat ditemui, Senin (14/9/2026).
Menurut politisi PKB tersebut, tingginya minat masyarakat perlu diikuti dengan peningkatan kualitas dan jangkauan layanan. Sejumlah hal yang masih perlu dibenahi antara lain penambahan armada, optimalisasi rute, serta perluasan wilayah pelayanan.
Muhdi berharap pengembangan Trans Jatim nantinya dapat menghubungkan daerah-daerah di Jawa Timur. Dengan konektivitas yang lebih luas, masyarakat di kawasan pinggiran maupun daerah penyangga dapat memiliki akses transportasi publik yang lebih mudah.
“Harapan kami di Pemprov Jawa Timur seperti itu, agar kemudian kalau sudah terkoneksi semuanya daerah dengan daerah, itu paling tidak masyarakat bisa sangat lebih mudah memanfaatkannya. Satu mudah, aman, nyaman, dan yang paling penting, murah,” katanya.
Ia mengakui perluasan jaringan Trans Jatim membutuhkan dukungan anggaran yang tidak sedikit. Karena itu, skema pembiayaan dan penganggaran masih menjadi bagian yang dibahas pemerintah daerah bersama jajaran terkait.
Muhdi menilai keterbatasan fiskal tidak semestinya menghilangkan upaya pemerintah dalam memperluas akses transportasi publik bagi masyarakat Jawa Timur.
“Pemerintah berkomitmen agar keterbatasan anggaran fiskal tidak mengurangi hak masyarakat dalam mendapatkan akses fasilitas transportasi publik yang lebih baik ke depannya,” pungkasnya. (zen)