JATIMPOS.CO//SURABAYA – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Hidayat, meminta Pemprov Jatim memperluas layanan Trans Jatim hingga wilayah Mojokerto–Jombang. Menurutnya, konektivitas transportasi publik di kawasan tersebut perlu segera diwujudkan untuk menunjang mobilitas masyarakat.

Hidayat menyampaikan hal itu setelah mengapresiasi peresmian operasional Bus Trans Jatim Koridor II Malang Raya yang menghubungkan Kota Malang dan Kabupaten Malang, Jumat (30/10/2026).

Politisi Partai Gerindra tersebut menilai pengembangan transportasi publik merupakan langkah penting untuk menghadirkan konektivitas antarwilayah yang aman, nyaman, dan terjangkau.

Ia meminta Pemprov Jatim melalui Dinas Perhubungan (Dishub) tidak berhenti mengembangkan layanan Trans Jatim. Salah satu kawasan yang dinilai perlu menjadi prioritas adalah Mojokerto–Jombang.

"Pengembangan jalur Trans Jatim ke wilayah Mojokerto dan Jombang sangat krusial dan mendesak. Wilayah ini memiliki potensi ekonomi, pariwisata, dan keagamaan yang sangat besar namun membutuhkan dukungan aksesibilitas publik yang padu," ujar Hidayat, Sabtu (31/10/2026).

Menurut Hidayat, kawasan Mojokerto dan Jombang memiliki sejumlah destinasi wisata unggulan. Di antaranya wisata alam Wonosalam di Jombang serta situs sejarah peninggalan Kerajaan Majapahit di Trowulan, Mojokerto.

Selain pariwisata, Jombang juga memiliki potensi wisata religi yang menarik peziarah dari berbagai daerah. Keberadaan makam para pendiri Nahdlatul Ulama (NU) dan Presiden keempat RI KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur menjadi salah satu daya tarik kawasan tersebut.

Hidayat juga menyoroti keberadaan sejumlah pondok pesantren besar di Jombang yang menciptakan mobilitas masyarakat cukup tinggi setiap harinya.

"Juga kawasan pendidikan pesantren. Keberadaan puluhan Pondok Pesantren (Ponpes) besar di Jombang menciptakan mobilitas santri, wali santri, dan masyarakat yang sangat tinggi setiap harinya," jelasnya.

Ia meyakini kehadiran Trans Jatim di rute Mojokerto–Jombang nantinya dapat mempermudah mobilitas masyarakat lokal maupun wisatawan. Selain itu, konektivitas transportasi publik tersebut berpotensi menggerakkan perekonomian daerah, khususnya sektor UMKM dan pariwisata.

Hidayat menegaskan DPRD Jatim siap mendukung penganggaran dan kebijakan yang diperlukan untuk merealisasikan perluasan layanan tersebut.

"Kami di DPRD Jatim siap mendukung penuh penganggaran dan kebijakan agar perpanjangan serta perluasan rute Trans Jatim ini bisa segera terealisasi demi kemudahan mobilitas warga Jawa Timur," pungkas legislator dari daerah pemilihan Mojokerto–Jombang tersebut. (zen)