JATIMPOS.CO/PAMEKASAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan kembali menerima bantuan corporate social responsibility (CSR) berupa mesin produksi sepatu senilai Rp 61.000.000 dari bank Mandiri.

Kendati demikian, bantuan mesin produksi tersebut langsung diberikan kepada peserta Wirausaha Baru (WUB), di Peringgitan Dalam Mandhapa Agung Ronggosukowati, Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Alat-alat produksi itu meliputi, 2 unit Mesin jahit, 1 unit mesin press pon, 1 unit mesin hotprint embossing dan 1 unit gapura.

Pantauan di lokasi, hadir dalam penyerahan bantuan itu, Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda), Taufikurrahman, Plt. Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan (DPMPTSP Naker), Supriyanto, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim), Sigit Priyono, Kepala Bank Mandiri Pamekasan, Prita, dan sejumlah pejabat Bank Mandiri lainnya, serta penerima bantuan tersebut.

"Saya kalau melihat Madura dari luar menjadi pasar besar, semua produk yang dipakai masyarakat itu baik sandal, sepatu, songkok, dan sarung tidak ada yang diproduksi oleh masyarakat Madura. Saya berpikir kalau semua produk itu tidak ada yang dari Madura, maka Madura itu selamanya akan menjadi objek," kata Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam dalam sambutannya.

Kata Baddrut, pihaknya telah melatih para peserta WUB sesuai dengan paket pelatihan yang diambil, termasuk pelatihan cara membuat sepatu. Setelah pelatihan selesai, pemkab memberikan alat produksi melalui CSR dari beberapa perusahaan, kemudian memberikan pinjaman modal dengan bunga nol persen, dan membantu pemasaran baik online maupun offline.

Dia meminta para peserta WUB dapat meningkatkan usahanya agar bisa bersaing dengan produk-produk luar daerah, harus berpikir bisnis tidak lagi berpikir untuk mendapat bantuan dari pemerintah. Karena, pola pikir yang tidak produktif itu akan menjadi penghambat laju usahanya.

"Tentu saya sampaikan terimakasih kepada Bank Mandiri atas bantuan CSR-nya. Saya yakin penerima bantuan ini senang sekali, mudah-mudahan kampung sepatu ini menjadi mitra strategis Bank Mandiri ke depan," ungkapnya.

Terpisah, Kepala Kantor Cabang Bank Mandiri Pamekasan, Prita mengungkapkan, bantuan CSR kepada masyarakat melalui penerintah daerah akan terus berkelanjutan sesuai dengan cita-cita instansinya memberdayakan serta meningkatkan masyarakat.

"Harapan kami bagaimana nanti warga Madura bisa memakai sepatu hasil produk WUB ini. Bantuan ini hanya awal, jadi kelanjutannya semoga bisa menghasilkan ekonomis yang lebih lagi, bisa mensejahterakan masyarakat," pungkasnya. (did)