JATIMPOS.CO/KABUPATEN MADIUN - Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro (Disperdagkop dan UM) Kabupaten Madiun melalui Bidang Pemberdayaan Usaha Mikro menyelenggarakan kegiatan pelatihan kewirausahaan bagi pelaku Usaha Mikro di Gedung Hotel Setia Budi Kota Madiun, Rabu (24/11/2021).

Kegiatan yang digelar selama tiga hari, mulai Rabu (24/11/2021) hingga Jum'at (26/11/2021) ini diikuti 30 peserta. Terdiri dari pelaku usaha kerajinan kayu, handycraft, aksesoris dan kaligrafi. Sedangkan pelatihan yang diberikan antara lain kerajinan dekorasi modern, dengan narasumber dari Mahadana Idea Kreatif Surabaya, Teguh Adi Prabowo.

" Maksud dan tujuan kegiatan ini dalam rangka menambah wawasan dan mendidik peserta pelatihan agar produktif dan banyak kreasi yang menarik sehingga diharapkan usahanya bisa berkembang lebih baik , khususnya pada kerajinan dekorasi modern, " jelas Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Mikro, Dyah Kuswardani dalam laporannya.

Kabid Pemberdayaan Usaha Mikro, Dyah Kuswardani bersama para peserta pelatihan dekorasi modern.
---------------------------------------------
Sementara itu, Kepala Disperdagkop dan UM Kabupaten Madiun, Indra Setyawan mengatakan, kegiatan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus Non Fisik ini merupakan satu program Pemerintah Pusat yang harus dilaksanakan dengan bekerjasama dengan Pemerintah Daerah.

" Pelatihan ini kebetulan diarahkan pada kerajinan khususnya dari bahan kayu, dengan pertimbangan Kabupaten Madiun ini termasuk salah satu daerah yang berpotensi kayu karena wilayah Kabupaten Madiun ada hutan kayunya, " ungkapnya.

Menurutnya, selain dari sisi bahan baku kerajinan mudah didapatkan, diharapkan kedepan para pelaku usaha ini bisa lebih dioptimalkan, lebih kreatif dan tambah wawasan. Sehingga produk - produk dari kerajinan kayu ini bisa menjadi salah satu produk unggulan di Kabupaten Madiun.

Teguh Adi Prabowo, narasumber dari Mahadana Idea Kreatif Surabaya mengatakan, dalam tiga hari kedepan para peserta akan di ajari cara membuat handycraft kekinian dengan memanfaatkan bahan - bahan alam yang diolah menjadi karya seni.

" Mungkin ini merupakan hal yang baru buat peserta, karena mungkin baground sebelumnya adalah membuat mebel meja atau kursi. Kali ini agak sedikit beda tetapi masih dalam area interior dengan memanfaatkan bahan - bahan limbah kayu, kemudian kita buat sesuatu agar supaya ada nilai jualanya, " pungkasnya.

Untuk diketaui, karena situasi masih dalam masa pandemi Covid - 19 selama pelatihan peserta pun di wajibkan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid - 19. Di antaranya, menjaga kebersihan dengan sering mencuci tangan dengan air mengalir atau Handsanitizer, wajib menggunakan masker dan sarung tangan, menjaga jarak dan menghindari kontak fisik atau tidak bersalaman. (jum).