JATIMPOS.CO/PAMEKASAN - Menjelang bulan suci Ramadhan 1443 Hijriyah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat menggelar Pasar Tani Galak, Kamis (31/3/2022).

Pasar Tani Galak yang dihadiri oleh 60 stand jualan itu merupakan hasil inovasi dari DKPP Pamekasan. Hal ini telah berlangsung selama 6 kali. Namun kali ini, berpusat di BPP Sumedangan, Jalan Raya Sumedangan, Kecamatan Pademawu, Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Kepala DKPP Pamekasan melalui Kepala Bidang Ketahanan Pangan, Frida Eka Diana menyampaikan, bahwa tujuan digelarnya pasar tani galak yaitu untuk mempermudah para petani menjajakan hasil taninya secara langsung kepada pembeli atau konsumen. Konsumen juga lebih mudah mendapatkan barang yang diinginkan dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga di pasar.

"Di gelar saat ini karena menjelang bulan suci Ramadhan 1443 H. Ini untuk memutuskan mata rantai tengkulak. Karena di sini bertemu langsung antara petani dan konsumen sehingga petani bisa menjual harganya agak lebih tinggi daripada dijual ke tengkulak dan konsumen bisa menerima harga yang lebih murah," katanya.

Menurut Bu Ana, bahan pangan atau sembako saat ini mengalami kenaikan harga. Sehingga, masyarakat diharapkan bisa mendapatkan harga yang lebih murah dan kualitas lebih bagus

"Demikian juga para petani bisa menjual dengan harga lebih tinggi daripada harga yang biasa mereka jual di tengkulak," paparnya.

Dia juga menuturkan, selepas dari gelaran kali ini, pihaknya berencana akan menggelar pasar galak dibeberapa lokasi yang berbeda yang ada di Kabupaten Pamekasan. "Supaya masyarakat yang lain bisa merasakan Kesejahteraan yang sama," pungkasnya. (did)