JATIMPOS.CO/SURABAYA — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyapa para pengemudi ojek online (ojol) perempuan dalam pertemuan yang digelar di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (31/12/2025).
Kegiatan tersebut dirangkai dengan pemberian bantuan sembako menjelang pergantian tahun sekaligus dalam rangka peringatan Hari Ibu.
Dalam sambutannya, Khofifah menegaskan bahwa pertemuan tersebut bukan sekadar penyerahan bantuan, melainkan bentuk sapaan dan kepedulian pemerintah kepada para pekerja sektor informal, khususnya perempuan.
“Ini bukan tali asih, ini bersapa. Jadi, berbagi kasih,” ujar Khofifah.
Ia menyampaikan bahwa para ojol perempuan yang hadir merupakan sosok ibu tangguh yang berjuang demi keberlangsungan hidup keluarga melalui kerja keras dan berbagai ikhtiar.
“Mereka adalah ibu-ibu perkasa, ibu-ibu yang luar biasa,” katanya.
Pada kesempatan itu, Khofifah juga menyampaikan doa dan harapan agar para pengemudi ojol perempuan senantiasa diberi kesehatan lahir dan batin, serta kelancaran rezeki.
“Doakan mereka sehat. Mereka ingin sehat lahirnya, sehat batinnya, tentu sehat dompetnya,” tandasnya.
“Selamat Hari Ibu untuk bunda-bunda ojol,” pungkasnya.
Sementara itu, perwakilan Asosiasi Pengemudi Online Perempuan Jawa Timur, Nur Hayati, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan pembinaan yang selama ini diberikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Ibu Gubernur yang telah memberi bantuan serta membina kami para ojol perempuan selama ini,” ujarnya.
Ia mengakui bahwa kondisi ekonomi para pengemudi ojol perempuan masih menghadapi tantangan. Meski demikian, ia menegaskan para ojol perempuan tetap bersemangat menjalani aktivitas sehari-hari.
“Di Hari Ibu tahun ini, kami ojol perempuan tetap semangat walaupun keadaan ekonomi kami masih sulit,” katanya.
Nur Hayati berharap Khofifah selalu diberi kesehatan dan kesempatan untuk terus mendampingi para pengemudi ojol perempuan.
“Semoga Ibu Gubernur selalu diberi kesehatan dan terus bersama kami dengan membawa kesejahteraan untuk Jawa Timur,” tuturnya.(zen)