JATIMPOS.CO//SURABAYA- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Jawa Timur bersinergi membangkitkan ekonomi daerah guna mengentas kemiskinan.
Gubernur menyampaikan hal itu saat menerima audiensi Ketua PWI Jatim hasil konfrensi 2021, Lutfil Hakim beserta beberapa Pengurus Harian di Grahadi Surabaya, Jum’at (24/12/2021).
Khofifah menanggapi pernyataan Ketua PWI Jatim Lutfil Hakim yang menyampaikan program-programnya. “Beberapa kegiatan kedepan yang kami rencanakan seperti, Workshop, Seminar, Pelatihan bisa melibatkan Dinas Koperasi, Kominfo, Pendidikan, dan lainnya,” kata Lutfil Hakim.
Ditambahkan Lutfil Hakim, PWI Jawa Timur akan menyelenggarakan kegiatan workshop secara berkelanjutan dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, agar para wartawan dan anggota PWI memahami progam berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Jatim. Selain itu disampaikan kegiatan Hari Pers Nasional (HPN) dan kegiatan Jawa Timur sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas).
Menurut Gubernur, beberapa program Pemprov dalam upaya mengatasi kemiskinan, bisa dilakukan bersama PWI Jatim. Gubernur memberi contoh program pembibitan pertanian di Banyuwangi dan beberapa daerah lain dengan bidang yang berbeda.
“Juga di Ponorogo beberapa waktu lalu ada desa yang belum teraliri listrik karena keterbatasan kemampuan warganya, baik pengetahuan maupun secara ekonomi. Pemprov membantu mereka,” ujar Khofifah.
Khofifah juga mengapresiasi rencana kegiatan PWI Jatim di beberapa daerah di Jatim. Misalnya sebagaimana disampaikan Lutfil Hakim, pelantikan pengurus, selain di Grahadi juga ada kegiatan di tempat lain.
Menurut Gubernur, Pemprov Jatim juga menyelenggarakan beberapa event di berbagai tempat dan daerah secara bergantian. Ini sebagai upaya menggerakan potensi dan membangkitkan ekonomi. Misalnya Hari Sumpah Pemuda di Tuban, Fashion Harmony di Malang, serta event lainnya di daerah. "Ini bisa seiring sejalan dengan PWI Jatim," ujarnya.

Oleh karena itu, Gubernur Khofifah mendukung dan mengusulkan agar beberapa kegaitan PWI pada tahun 2022 juga di tempatkan di sejumlah daerah seperti halnya kegiatan Hari Pers Nasional (HPN) guna membantu proses kebangkitan ekonomi di tahun 2022,
“Saya rasa membantu proses kebangkitan ekonomi semangatnya masih sama, apakah HPN-nya di Banyuwangi, misalnya atau panjenegan HPN di Lamongan misalnya, atau dimana saja, sehingga ada nuansa menggerakkan teman-teman di daerah,” kata Khofifah.
Selain itu Gubernur juga berharap PWI Jawa Timur untuk membantu berperan dalam program pemerintah dalam mengurangi masyarakat yang terkena kemiskinan ekstrem akibat pandemi Covid-19. “Saat ini ada sekitar 125 Desa di Jawa Timur yang harus dibantu warganya yang terkena kemiskinan ekstrem,” ujar Khofifah.
Hadir pada kesempatan itu Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekdaprov Jatim, Benny Sampirwanto, Kadis Kominfo Jatim, Hudiyono, dan Kabiro Administrasi Pimpinan, Moh. Ali Kuncoro. (n)