JATIMPOS.CO/JOMBANG - Secara mendadak tim keamanan dan ketertiban (Kamtib) Lapas Kelas II-B Jombang melakukan sidak, geledah  kamar dan blok hunian warga binaan wanita.

Informasi tentang sidak penggeledahan tersebut disampaikan oleh KPLP (Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan) Dedy Pranata, Kamis (30/11/2023).

“Ya mas, telah dilakukan penggeledahan mendadak di kamar dan blok Hunian WBP wanita pada Rabu (29/11/2023) pagi,” kata Dedy dalam keterangannya.

Menurutnya, penggeledahan itu rutin dilakukan petugas, bertujuan untuk mengantisipasi adanya benda terlarang yang disimpan oleh para warga binaan serta penyalahgunaan narkoba oleh narapidana.

Dedy Pranata bersama Kasi Kamtib Hendri Kurniawan pimpin langsung sidak dan diikuti oleh staf KPLP, Staf Kamtib, dan Regu Pengamanan. Dedy pada kesempatan itu memberikan pengarahan kepada WBP Wanita agar tertib, menjaga kebersihan dan menjalankan semua peraturan di Lapas Kelas IIB Jombang.

“Saya harap semua yang ada di sini menjaga kebersihan, kerukunan, dan ketertiban. Jika ada masalah langsung hubungi petugas,” tegas Deddy.

Dalam penggeledahan itu, seluruh petugas dibagi menjadi 2 tim yang bertanggungjawab menggeledah kamar-kamar blok wanita. Lapas Jombang memiliki 14 WBP wanita dengan jumlah 4 kamar hunian meliputi kamar W1 sampai dengan W4. Petugas menggeledah badan setiap WBP wanita. Tidak hanya itu, petugas juga menggeledah setiap sudut kamar hunian termasuk seluruh area di blok wanita.

Kasi Kamtib Hendri Kurniawan menegaskan agar WBP wanita tidak melakukan hal-hal yang melanggar tata tertib. Ada konsekuensi yakni sanksi jika melakukan pelanggaran. “Sanksi sudah jelas, apabila memang ada pelanggaran maka akan dikenai sanksi sesuai aturan yang berlaku, jadi saya harap jangan sampai ada yang melanggar,” tegas Hendri.

Dalam penggeledahan mendadak tersebut, petugas Kamtib tidak menemukan barang barang berbahaya di dalam kamar hunian Warga Binaan wanita Lapas Jombang Jawa Timur.

Sementara Kalapas Jombang, Margono mengungkapkan penggeledahan itu dilakukan sesuai arahan Kepala Kanwil Kemenkumham Jawa Timur, Heni Yuwono. “Kegiatan ini untuk menjaga keamanan, ketertiban dan kenyamanan di lingkungan blok dan kamar hunian Warga Binaan termasuk di blok wanita,” ungkap Margono. (her)

 

TERPOPULER

  • Minggu Ini

  • Bulan Ini

  • Semua