JATIMPOS.CO/KOTA MADIUN - Kota Madiun kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Jawa Timur. Kali ini, Kota Madiun berhasil masuk dalam tiga besar Lomba Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) tingkat provinsi yang diselenggarakan oleh BKKBN Jawa Timur. Prestasi ini diraih berkat kerja keras pemerintah kota dan masyarakat dalam mewujudkan kampung yang berkualitas dari segi kependudukan, kesehatan, pendidikan, dan ketahanan keluarga.
Lomba Kampung KB merupakan ajang tahunan yang bertujuan untuk mendorong peran serta masyarakat dalam pembangunan berbasis keluarga. Kota Madiun diwakili oleh Kampung KB di Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Taman, yang telah menunjukkan berbagai inovasi dan program unggulan.
Penilaian lapangan pun dilakukan oleh tim juri dari Provinsi Jatim pada Kamis (15/5/2025). Kedatangan tim juri ini disambut langsung oleh Wali Kota Madiun, Maidi dan Wakil Wali Kota Madiun, Bagus Panuntun beserta pimpinan OPD terkait.
Ketua Tim Juri Lomba Kampung KB Jatim 2025 Taufik Daryanto mengapresiasi keseriusan Kota Madiun dalam mengembangkan Kampung KB secara berkelanjutan. Ia menyebutkan bahwa partisipasi aktif masyarakat dan dukungan lintas sektor menjadi salah satu kunci keberhasilan Kota Madiun menembus tiga besar dari puluhan kota dan kabupaten lain di Jawa Timur yang ikut serta dalam lomba ini.
"Semua sudah cukup bagus dan Kota Madiun sudah langganan juara. Harapannya, tahun ini bisa memberikan hasil yang terbaik seperti sebelumnya juga," ungkapnya.
Sementara itu, Wali Kota Madiun, Maidi, berharap dalam penilaian Kampung KB 2025 ini mendapatkan hasil yang memuaskan dari Kota Madiun. Pihaknya pun berkomitmen untuk terus memperkuat program Kampung KB sebagai bagian dari strategi pembangunan keluarga di Kota Madiun.
Dengan keberhasilan masuk tiga besar, Kota Madiun kini menunggu hasil akhir untuk menentukan posisi juara. Untuk itu, Wali Kota Madiun akan terus memantau indikator penilaian. Jika ada indikator yang nilainya kurang memuaskan, maka hal tersebut akan menjadi bahan evaluasi. Khususnya, di OPD yang mengampu indikator tersebut.
"Semua yang menjadi poin penilaian sudah kami siapkan. Harapannya bisa jadi juara dan mewakili Jatim di lomba tingkat nasional," ujarnya. (jum).