JATIMPOS.CO/KABUPATEN MADIUN – Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-457 Kabupaten Madiun, Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar upacara peringatan di halaman Pendopo Ronggo Jumeno, Pusat Pemerintahan Kabupaten Madiun, Caruban, Jumat (18/7/2025). Mengusung tema "Bersatu untuk Kabupaten Madiun Bersahaja", upacara ini menjadi momentum konsolidasi semangat dari 15 kecamatan untuk bersama-sama mewujudkan Kabupaten Madiun yang bersih, sehat, dan sejahtera.

Sebagai bentuk konkret realisasi visi-misi Madiun Bersahaja, Bupati Madiun H. Hari Wuryanto bersama Wakil Bupati Madiun dr. Purnomo Hadi menyerahkan 15 unit mobil siaga desa dan satu unit ambulans VVIP kepada tim Public Safety Center (PSC) Kabupaten Madiun.

"Ini bukan hanya seremoni tahunan, tapi bentuk rasa syukur atas perjalanan sejarah Kabupaten Madiun yang penuh dinamika. Kami ingin masyarakat bersatu untuk mewujudkan Madiun Bersahaja," ujar Bupati Hari Wuryanto.

Mobil Siaga untuk Desa, Ambulans untuk Pelayanan Darurat

Penyerahan kendaraan ini merupakan bagian dari program 100 hari kerja dalam visi Madiun Bersahaja. Adapun penerima mobil siaga tersebar di berbagai desa, di antaranya Desa Bener (Saradan), Ngale (Pilangkenceng), Nampu (Gemarang), Kedungjati (Balerejo), Darmorejo (Mejayan), Sidomulyo (Sawahan), Bancong (Wonoasri), Karangrejo (Wungu), Dempelan (Madiun), Kare (Kare), Dagangan (Dagangan), Slambur (Geger), Sukorejo (Kebonsari), Ketawang (Dolopo), dan Teguhan (Jiwan).

Bupati Madiun menegaskan, mobil siaga ini diharapkan dapat mendukung pelayanan kesehatan masyarakat di desa, termasuk untuk kebutuhan darurat seperti ibu hamil atau pasien yang harus dirujuk ke rumah sakit di malam hari.

"Selama ini masih banyak warga yang terpaksa menggunakan kendaraan pribadi atau pinjam tetangga. Sekarang kami sediakan. Ini bentuk tanggung jawab dan komitmen kami agar masyarakat merasa lebih tenang dan terlayani," kata Bupati.

Menurutnya, pembagian mobil siaga dilakukan bertahap sesuai dengan anggaran dan tingkat urgensi wilayah. "Hari ini 15, dan akan terus berlanjut sampai semua desa menerima. Pertimbangannya berdasarkan urgensi dan aktivitas masyarakat di wilayah masing-masing," tambahnya.

Bupati Madiun Hari Wuryanto dan Wakil Bupati Purnomo Hadi serta Forkopimda secara simbolis melepaskan balon udara dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-457 Kabupaten Madiun, di halaman Pendopo Ronggo Jumeno, Jumat (18/7/2025).

Prioritas Pembangunan 2025: SDM, Kesehatan, Ekonomi Kreatif

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Madiun juga memaparkan prioritas pembangunan Kabupaten Madiun pada 2025. Sesuai dengan arah kebijakan nasional, pembangunan akan difokuskan pada penguatan sumber daya manusia, pendidikan, kesehatan, pengentasan kemiskinan ekstrem, pencegahan stunting, serta pengendalian inflasi daerah.

Selain itu, pemerintah daerah juga mendorong swasembada pangan, pengembangan industri kerajinan, serta dukungan terhadap usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui promosi dan pemasaran.

"Kami ingin masyarakat sejahtera, hidup aman dan rukun. Maka dari itu, kami siapkan berbagai program unggulan yang mencakup pemerintahan cerdas, ketahanan lingkungan, kesejahteraan petani-peternak, infrastruktur, hingga pelestarian seni dan budaya," jelas Bupati Hari Wur.

Program 100 Hari Kerja: Dari Ambulans hingga Jalan dan Pendidikan

Untuk percepatan pelaksanaan visi Madiun Bersahaja, Pemkab Madiun telah menetapkan 10 program unggulan yang diimplementasikan melalui program 100 hari kerja. Beberapa di antaranya meliputi: penyediaan ambulans siaga desa, skrining kesehatan masyarakat, penyediaan rumah sehat dan layak huni, infrastruktur publik ramah disabilitas, tim reaksi cepat perbaikan jalan, pembangunan sumur dan irigasi pertanian, pengembangan ekonomi kreatif dan UMKM, kejuaraan silat pelajar, renovasi dan pembangunan sarana pendidikan.

Bupati Madiun juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus bersyukur dan bergotong royong membangun Kabupaten Madiun.

"Kabupaten ini gemah ripah loh jinawi, toto tentrem kerto raharjo. Mari kita jaga dan kembangkan bersama, agar bisa diwariskan kepada generasi mendatang dalam kondisi yang lebih baik," pungkasnya. (Adv/jum).