JATIMPOS.CO/KOTA BATU — Estafet kepemimpinan di tubuh Polri kembali bergulir. Polda Jawa Timur menggelar upacara serah terima jabatan (sertijab) sejumlah pejabat utama dan kapolres jajaran di Gedung Mahameru Mapolda Jatim, Jalan Ahmad Yani, Surabaya, Senin (12/1/2026).

Upacara sertijab dipimpin langsung oleh Kapolda Jawa Timur Nanang Avianto. Dalam rotasi tersebut, jabatan Kapolres Kota Batu resmi diserahkan dari Andi Yudha Pranata kepada Aris Purwanto.

AKBP Andi Yudha Pranata selanjutnya mendapat amanah baru sebagai Kapolres Mojokerto. Sementara itu, acara pisah sambut Kapolres Kota Batu digelar di Gedung Graha Pancasila, Balai Among Tani Kota Batu, Rabu (14/1/2026).

Pergantian kepemimpinan ini menandai berakhirnya masa tugas AKBP Andi Yudha Pranata sebagai Kapolres Kota Batu setelah menjabat sekitar 19 bulan, sekaligus dimulainya kepemimpinan AKBP Aris Purwanto yang sebelumnya bertugas di lingkungan Polda Jawa Timur.

Dalam sambutannya, AKBP Andi Yudha Pranata menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat, jajaran Forkopimda, serta stakeholder di Kota Batu atas dukungan dan sinergi selama dirinya mengemban amanah sebagai Kapolres.

“Selama 19 bulan bertugas di Kota Batu, banyak kenangan dan pengalaman luar biasa. Kota Batu adalah kota wisata dengan dinamika tinggi, sehingga membutuhkan pendekatan yang adaptif dan kolaboratif" ucap Andi.

AKBP Andi Yudha Prananta juga menyampaikan terimakasihnya kepada seluruh elemen tanpa kecuali atas dukungan selama bertugas di Kota Batu.

"Terima kasih atas dukungan seluruh pihak selama saya menjalankan tugas,” ujar Andi Yudha.

Ia menambahkan, tantangan sebagai aparat kepolisian di kota wisata menuntut kehadiran Polri yang tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga pada pelayanan dan pendekatan humanis. Berbagai inovasi pun telah dijalankan, mulai dari penguatan manajemen lalu lintas saat musim liburan, pengembangan pelayanan publik, hingga pembentukan Satgas Harmoni sebagai wadah kolaborasi lintas sektor.

“Beberapa tahun terakhir, Kota Batu tidak lagi mengalami kemacetan parah saat peak season. Ini adalah hasil kerja bersama. Saya yakin, di bawah kepemimpinan Kapolres yang baru, capaian ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan,” tambahnya.

Sementara itu, AKBP Aris Purwanto dalam sambutan perdananya menyampaikan komitmen untuk melanjutkan serta menyempurnakan berbagai program positif yang telah dirintis pendahulunya. Ia menegaskan bahwa keberhasilan menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Batu tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.

“Saya menyadari menggantikan Kapolres dengan banyak prestasi bukanlah hal yang mudah. Namun saya datang dengan niat untuk berbuat dan mengabdi bagi masyarakat Kota Batu. Saya mohon dukungan, kerja sama, serta doa agar tugas-tugas kepolisian dapat kami laksanakan secara optimal,” kata Aris.

Ia juga menegaskan akan melakukan silaturahmi dan komunikasi intensif dengan seluruh unsur masyarakat sebagai langkah awal membangun kepercayaan dan sinergi dalam menjaga kondusivitas wilayah hukum Polres Batu.

Wali Kota Batu Nurochman dalam sambutannya memberikan apresiasi atas kinerja AKBP Andi Yudha Pranata yang dinilai berhasil membawa Polres Batu menjadi institusi yang humanis, adaptif, dan inovatif dalam merespons berbagai dinamika sosial di Kota Batu.

“Di tengah berbagai tantangan, Polres Batu di bawah kepemimpinan AKBP Andi Yudha mampu membangun pendekatan preventif dan dialogis dengan masyarakat. Ini menjadi fondasi penting bagi terciptanya suasana kota yang aman, nyaman, dan kondusif,” ujarnya.

Kepada Kapolres yang baru, Wali Kota Batu menyampaikan komitmen Pemerintah Kota Batu untuk terus mendukung sinergi dan kolaborasi lintas sektor demi menjaga stabilitas keamanan, mendukung iklim usaha, serta meningkatkan produktivitas masyarakat.

Dengan estafet kepemimpinan ini, diharapkan Polres Batu dapat terus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, seiring dengan peran strategis Kota Batu sebagai kota wisata unggulan di Jawa Timur yang menuntut kesiapsiagaan aparat dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.(Yon/Kominfo)