JATIMPOS.CO/KABUPATEN MADIUN — Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Madiun memberikan bantuan traffic cone atau kerucut lalu lintas kepada Pemerintah Desa Karangrejo, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Kamis (22/1/2026).
Bantuan tersebut diserahkan dalam rangkaian kegiatan program Bahana Bersahaja (Bhakti Harmoni Madiun Bersih, Sehat, dan Sejahtera) yang digelar Pemerintah Kabupaten Madiun di Desa Karangrejo pada Rabu–Kamis (21–22 Januari 2026).
Pemberian traffic cone itu merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat Desa Karangrejo yang disampaikan secara langsung dalam acara Sarasehan Bahana Bersahaja pada Rabu malam (21/1/2026).
Aspirasi tersebut disampaikan oleh Darno, salah satu perwakilan masyarakat, kepada Bupati Madiun, Hari Wuryanto. “Kami juga minta bantuan traffic cone untuk masjid, musala, dan sekolahan,” ujar Darno saat sarasehan.
Menanggapi aspirasi tersebut, Bupati Madiun langsung menyetujui permintaan warga dan menginstruksikan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, yakni Dinas Perhubungan Kabupaten Madiun, untuk segera merealisasikan bantuan.
Bantuan traffic cone kemudian diserahkan langsung oleh Bupati Madiun esok harinya usai meninjau stan UMKM dan pelaksanaan pasar murah di lokasi kegiatan Bahana Bersahaja.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Madiun, Suryanto, mengatakan bahwa bantuan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan fasilitas umum di Desa Karangrejo.
“Permintaan dari Desa Karangrejo berupa traffic cone berdasarkan aspirasi masyarakat saat sarasehan. Peruntukannya untuk tiga sekolah, tiga masjid, dan satu kantor desa,” kata Suryanto.
Ia menjelaskan, setiap lokasi mendapatkan dua buah traffic cone, sehingga total bantuan yang disalurkan sebanyak 12 unit.
“Fungsinya untuk memecah arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan, terutama saat jam-jam ramai,” ujarnya.
Traffic cone merupakan perangkat lalu lintas sementara berbentuk kerucut dengan warna mencolok yang digunakan untuk mengarahkan kendaraan, memberikan tanda bahaya, serta mengamankan area tertentu. Alat ini kerap dimanfaatkan untuk pengalihan arus lalu lintas, penanda lokasi rawan, maupun pengamanan kegiatan di ruang publik.
Melalui bantuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Madiun berharap keselamatan dan kelancaran lalu lintas di lingkungan fasilitas umum Desa Karangrejo dapat semakin terjaga. (jum).