JATIMPOS.CO/KABUPATEN MADIUN — RSUD Dolopo menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) bertema “Harmonisasi Pelayanan Kesehatan dalam Mewujudkan Madiun Bersahaja: Bersih, Sehat, dan Sejahtera” pada Rabu (8/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Mahabarata, Ruang Pertemuan Kalimasada itu diikuti sekitar 120 peserta dari unsur pemerintah, tenaga kesehatan, dan tokoh masyarakat.

Tujuan kegiatan Rumah Sakit yang memiliki slogan Handling with Care, Serve by Heart atau melayani dengan hati ini adalah untuk menyelaraskan visi dan misi pembangunan daerah, khususnya dalam pelayanan kesehatan. 

Direktur RSUD Dolopo, drg. Mulyadi, M.Kes, mengatakan forum ini menjadi wadah untuk menyerap masukan masyarakat guna meningkatkan kualitas layanan kesehatan.

“Forum ini menghimpun saran terkait prosedur dan kualitas pelayanan medis, termasuk memperkuat sistem rujukan antara puskesmas dan rumah sakit,” ujarnya.

Dari kiri Direktur RSUD Dolopo drg. Mulyadi, Wabup Madiun dr. Purnomo Hadi dan Bupati Madiun H. Hari Wuryanto menyerahkan cinderamata kepada salah satu masyarakat pengguna layanan kesehatan di RSUD Dolopo.

Sementara itu, Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menekankan pentingnya harmonisasi pelayanan kesehatan yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, tenaga medis, hingga masyarakat.

Menurut dia, kolaborasi tersebut diperlukan untuk meningkatkan kualitas layanan sekaligus mengurangi kesenjangan akses kesehatan di daerah.

Ia menyebutkan sejumlah tantangan yang masih dihadapi, di antaranya keterbatasan tenaga kesehatan, rendahnya kesadaran hidup sehat, serta tingginya beban penyakit menular dan tidak menular.

Untuk itu, pemerintah daerah mendorong penguatan layanan berbasis wilayah, pemerataan tenaga kesehatan, edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta pemeriksaan kesehatan berkala melalui program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).

Selain itu, digitalisasi layanan juga menjadi fokus untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi antrean pasien.

Hari Wur juga menegaskan bahwa pelayanan prima yang ditampilkan dalam video profil RSUD Dolopo harus benar-benar diwujudkan dalam praktik di lapangan.

“Jangan hanya bagus di video, tetapi pelayanan nyata kepada masyarakat juga harus berkualitas,” katanya.

Ia menambahkan, kesehatan merupakan faktor utama dalam kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, kondisi tubuh yang sehat menjadi dasar untuk menikmati kualitas hidup yang baik.

Dalam kesempatan itu, Pemkab Madiun juga menyoroti penanganan tuberkulosis (TBC) melalui deteksi dini dan pengobatan rutin.
Masyarakat yang terindikasi TBC diimbau untuk menjalani pengobatan secara teratur selama enam bulan agar sembuh total dan mencegah penularan.

Melalui forum ini, RSUD Dolopo diharapkan terus meningkatkan kualitas pelayanan serta mendukung terwujudnya masyarakat Madiun yang bersih, sehat, dan sejahtera. (jum).