JATIMPOS.CO/BOJONEGORO - Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah menghadiri Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-9 Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) 1304 Bojonegoro di Aula Universitas Bojonegoro, Minggu (17/05/2026). Kegiatan ini mengambil tema ‘Meningkatkan Peran Organisasi Pemerintah dan Masyarakat’.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah menyampaikan apresiasi peran RAPI Wilayah 1304 Bojonegoro dalam mendukung komunikasi sosial dan penanggulangan kebencanaan di tengah masyarakat.

Keberadaan RAPI, kata Wakil Bupati, memiliki kontribusi penting sebagai mitra pemerintah, khususnya dalam penyampaian informasi secara cepat kepada masyarakat. Komunikasi yang efektif menjadi salah satu kunci dalam mendukung pelayanan publik maupun penanganan situasi darurat.

“RAPI bukan hanya komunitas komunikasi radio, tetapi juga menjadi bagian dari relawan kemanusiaan yang selama ini turut membantu pemerintah dalam penyebaran informasi, terutama saat terjadi bencana maupun kondisi darurat lainnya,” ujarnya.

Wakil Bupati juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dengan komunitas masyarakat, termasuk RAPI, dalam mendukung pembangunan daerah. Menurut dia, keterlibatan berbagai elemen masyarakat akan memperkuat ketahanan sosial dan mempercepat penyampaian informasi hingga ke tingkat desa.

Wakil Bupati berharap RAPI 1304 Bojonegoro terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah, terutama dalam mendukung komunikasi kebencanaan, kegiatan sosial, dan pelayanan informasi kepada masyarakat. Ia juga menginstruksikan beberapa pejabat OPD yaitu Dinkominfo dan BPBD Bojonegoro masuk kedalam kepengurusan RAPI agar kolaborasi dan sinergisitas semakin erat.

Ketua Sementara RAPI Bojonegoro, Kuncoro, dalam sambutannya berharap kepemimpinan baru nantinya mampu menjalankan organisasi dengan berpedoman pada tiga tertib utama, yakni tertib administrasi, tertib organisasi, dan tertib komunikasi.

Menurutnya, tiga hal tersebut menjadi pondasi penting agar organisasi RAPI semakin kuat dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat maupun instansi pemerintah terkait.

“Harapan kami, siapapun yang nantinya terpilih dapat menjaga tiga tertib organisasi, yaitu tertib administrasi, tertib organisasi, dan tertib komunikasi. Itu menjadi dasar pondasi organisasi agar semakin kuat, memiliki inovasi yang baik, serta memberikan manfaat sosial bagi masyarakat,” ujar Kuncoro.

Sementara itu, Ketua RAPI Daerah 13 Jawa Timur, Aef Syaifudin, menyampaikan bahwa musyawarah wilayah merupakan tugas akhir kepengurusan dalam satu periode organisasi. Ia menjelaskan bahwa Muswil memiliki tiga agenda utama, yakni penyampaian laporan kinerja pengurus selama empat tahun terakhir, pembahasan dan penetapan program kerja ke depan, serta pemilihan ketua RAPI yang baru.

Aef menyebut seluruh anggota yang hadir memiliki hak suara untuk menentukan kepemimpinan organisasi ke depan sekaligus memberikan amanah kepada pengurus baru agar menjalankan tata kelola organisasi sesuai visi dan misi RAPI.

“Kami berharap siapapun yang terpilih nantinya dapat menjalankan amanah organisasi dengan baik sesuai aturan dan tata kelola organisasi yang telah ditetapkan,” ungkapnya.

Ia juga menitipkan pesan kepada pengurus baru nantinya agar segera menyusun program kerja jangka pendek, termasuk melaksanakan bimbingan teknis bagi pengurus guna memperkuat pemahaman terkait tata kelola organisasi dan tugas kepengurusan.

Selain itu, ia juga meminta pengurus lama turut mendampingi dan mengarahkan pengurus baru agar proses transisi organisasi berjalan dengan baik. Ia berharap dalam empat tahun ke depan seluruh fungsi kepengurusan dapat berjalan optimal sesuai aturan organisasi yang berlaku dan yang sudah baik dapat menjadi lebih baik lagi. (Nar)