JATIMPOS.CO/KOTA MADIUN – DPRD Kota Madiun menggelar rapat paripurna dengan agenda mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Gedung DPRD Kota Madiun, Jumat (14/8/2026).
Rapat paripurna dihadiri Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun, Sekretaris Daerah Kota Madiun Soeko Dwi Handiarto, jajaran Forkopimda, TP PKK, serta sejumlah unsur terkait.
Dalam pidatonya, Presiden RI Prabowo Subianto menekankan pentingnya pemerintah bekerja dengan orientasi utama pada kepentingan dan kesejahteraan rakyat.
Menurut Prabowo, pembangunan nasional bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, tetapi membutuhkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga negara, dan seluruh elemen masyarakat.
“Pembangunan bangsa bukan pekerjaan presiden seorang diri, bukan pekerjaan hanya pemerintah. Pemerintah ini dibangun oleh seluruh lembaga negara. Pemerintah pusat dan daerah serta seluruh elemen dari masyarakat, seluruh rakyat Indonesia,” kata Prabowo.
Prabowo juga menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi dan investasi bukan merupakan tujuan akhir pembangunan. Menurut dia, seluruh aktivitas pembangunan harus bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Bagi saya pertumbuhan dan investasi bukan tujuan akhir. Tujuan kita adalah kesejahteraan rakyat kita. Negara harus memudahkan rakyat,” ujarnya.
Dalam pidatonya, Presiden turut menyampaikan sejumlah capaian nasional, antara lain penguatan ketahanan pangan, hilirisasi, optimalisasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN), serta penciptaan lapangan kerja.
Prabowo menyebut keuntungan BUMN pada 2025 mencapai Rp326 triliun atau meningkat 75,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Keuntungan tersebut diarahkan untuk mempercepat hilirisasi, mendukung pembangunan nasional, dan meningkatkan nilai tambah di dalam negeri.
Presiden juga menekankan pentingnya pembenahan birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Program pemerintah, kata dia, harus benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Menanggapi arahan tersebut, Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun mengatakan Pemkot Madiun akan terus mengikuti kebijakan dan instruksi pemerintah pusat, terutama yang berkaitan dengan program strategis nasional.
Menurut Bagus, pidato kenegaraan Presiden menjadi pijakan bagi pemerintah daerah untuk menyelaraskan program pembangunan di daerah dengan kebijakan nasional.
“Di dalam proyek strategis nasional yang mana nanti ditekankan bahwa pemerintah konsisten terhadap program-program strategis nasional. Apa pun kebijakan yang nanti arahan tadi di pidato, tentunya Kota Madiun akan terus mengikuti, terus melaksanakan instruksi-instruksi dari Presiden,” ungkap Bagus.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Madiun Armaya menyampaikan apresiasi kepada Plt Wali Kota Madiun beserta jajaran serta anggota DPRD yang hadir dalam rapat paripurna tersebut.
Armaya mengatakan rapat paripurna ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam menjalankan pembangunan daerah.
Melalui sinergi pemerintah pusat dan daerah, berbagai program strategis nasional diharapkan dapat diterapkan secara efektif di daerah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Madiun. (jum).