JATIMPOS.CO//KEDIRI - Kepala MTs Negeri 6 Kediri mengikuti Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) tahun 2026 yang digelar Seksi Pendidikan Madrasah (Penma) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri, Senin (5/10/2026) lalu.
Dalam tahun ini, ada tiga kepala madrasah yang mengikuti proses penilaian, salah satunya Kepala MTsN 6 Kediri, Saiful Ali. PKKM bertempat di Meeting Room MTsN 6 Kediri, kegiatan tersebut untuk mengevaluasi kinerja kepala madrasah dalam mengembangkan tata kelola, program pendidikan, prestasi, serta inovasi di masing-masing madrasah.
Disampaikan Mch. Bachrudin, selaku Penilai 1, pelaksanaan PKKM tahun ini diarahkan untuk semakin efektif dan efisien, salah satunya dengan meminimalkan penggunaan kertas.
Berbagai bukti fisik dan dokumen pendukung penilaian telah diunggah melalui tautan yang telah disiapkan, sehingga proses penilaian dapat berlangsung lebih praktis sekaligus mendukung budaya kerja yang lebih digital dan ramah lingkungan.
“PKKM kali ini kita upayakan untuk meminimalkan penggunaan kertas. Bukti fisik sudah di-upload melalui link yang disediakan,” ujar Bachrudin.
Berbagai program unggulan di MTsN 6 Kediri salah satu yang menjadi perhatian adalah implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), sekaligus mengukir catatan sebagai madrasah piloting KBC tingkat MTs se-Kabupaten Kediri.
Lalu ada IBTISAM+ (International Bilingual Training of Speaking at Morning) sebagai pembiasaan praktik bahasa Arab, Inggris, dan Jawa setiap pagi. Program tersebut diarahkan untuk membentuk murid yang komunikatif, adaptif, dan berbudaya.
MTsN 6 Kediri telah mengembangkan berbagai inovasi digital, antara lain JAKET (Jurnal Aktivitas Karakter Edukasi Terpantau), MADAKARU (Manajemen Digital Perangkat Pembelajaran bagi Guru yang Menyatu dalam Sebuah Sistem dan Paperless), absensi digital murid, asesmen berbasis CBT, jurnal guru digital, serta publikasi digital.
Sejumlah pencapaian prestasi membanggakan Madrasah di antaranya prestasi guru dalam lomba media pembelajaran, guru madrasah berprestasi, guru inovatif, hingga berbagai prestasi olahraga.
Sementara itu, murid MTsN 6 Kediri juga mencatat prestasi dalam bidang Olimpiade PAI, IPA, Jujitsu tingkat Provinsi Jawa Timur, Festival Al-Banjari, serta lomba Pramuka.
Kepala MTsN 6 Kediri, Saiful Ali menuturkan, PKKM menjadi tolok ukur penting dalam mengevaluasi efektivitas kepemimpinan kepala madrasah. Masukan konstruktif dari tim penilai berfungsi sebagai instrumen untuk mengukur dan mengembangkan kompetensi manajerial kepala madrasah ke depan.
"Seluruh hasil evaluasi PKKM Senin lalu, akan dijadikan bahan perbaikan berkelanjutan, dengan tujuan utama mengoptimalkan tata kelola dan memajukan madrasah," tutur Saiful Ali melalui pesan singkat WhatsApp, Rabu (7/10/2026). (priez)