JATIMPOS.CO/SAMPANG- Ramai dan viral di media sosial adanya dugaan 11 proyek fiktif dan manipulasi data terkait pekerjaan babatan semak-semak untuk 5 jembatan di jalan jurusan batas kota Sampang Ketapang di Km 3.
Kini PU PJJ Bina Marga Provinsi Jatim di Sampang langsung mengerjakan proyek babatan semak-semak itu.
Informasinya, pekerjaan yang seharusnya dikerjakan pada 9 Mei sampai dengan 23 Mei 2025 itu dikerjakan pada 29 Juni 2025. Entah ada permasalahan teknis atau karena ramai diberitakan dan viral di media sosial. Termasuk diberitakan oleh jatimos.co. pada (21/6/25) lalu.
"Kemungkinan kalau tidak disoroti oleh media dan viral di media sosial pekerjaan proyek babatan semak-semak itu tidak akan dikerjakan". kata Ketua LSM Sekoci H. Ach Bahri. MH. (30/6/25).
Menurut Bahri, mestinya, proyek besar maupun kecil anggarannya harus di kerjakan secara profesional, jangan karena adanya sorotan baru dikerjakan, itu kan ada unsur korupsinya. katanya.
Ditempat terpisah, PPK UPT PU Pekerjaan Jalan Jembatan Bina Marga Provinsi Jatim Zainal Muttaqin mengatakan bahwa data yang diviralkan itu tidak benar dan menyarankan agar media ini datang ke kantornya.
"Wah kebetulan pak data itu tidak benar, mungkin bisa di croscek dengan orang kantor yang memberi informasi". jawab singkat Zaenal.
Disinggung bahwa LSM Sekoci mempunyai data yang akurat untuk di persiapkan laporan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) secara formal, Zaenal enggan menanggapinya, dan memilih bungkam.
Sebelumnya Zaenal Muttaqin selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) UPT PU PJJ Bina Marga Provinsi Jatim, di Sampang itu sulit dihubungi awak media Sampang, namun setelah diberitakan adanya dugaan 11 proyek fiktif dan tumpang tindih pekerjaannya dengan proyek pokmas, Zainal Muttaqin langsung bisa di hubungi. (dir)