JATIMPOS.CO/BANYUWANGI — Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyambut rencana pemerintah pusat memperpanjang jalur Kereta Cepat Whoosh hingga Banyuwangi.

Ia menyebut kabar itu menambah optimisme atas konektivitas dan pertumbuhan ekonomi wilayah ujung timur Jawa, Rabu (05/11/2025).

Sehari sebelumnya, saat peresmian Stasiun Tanah Abang Baru, Jakarta, Selasa (04/11/2025), Presiden Prabowo Subianto menyiratkan jalur Whoosh tak berhenti di Surabaya. Ia meminta proyek dilanjutkan ke timur: “tidak hanya Surabaya, Banyuwangi juga.”

“Ini kabar gembira bagi daerah, terutama warga Banyuwangi. Kami berterima kasih dan siap mendukung program pemerintah pusat untuk memperpanjang kereta cepat sampai ke Banyuwangi,” ujar Bupati Ipuk.

Ipuk menilai kereta cepat akan memperkuat jejaring transportasi yang sudah ada di Banyuwangi—bandara dengan rute ke Jakarta dan Surabaya serta Pelabuhan Ketapang.

"Dengan adanya kereta cepat, kian melengkapi konektivitas daerah-daerah di ujung timur Jawa," kata Ipuk.

Menurut data pemerintah daerah, kunjungan wisatawan domestik ke Banyuwangi pada 2024 mencapai sekitar 3,2 juta orang, naik dari 3,1 juta pada 2023. Wisatawan mancanegara tercatat sekitar 122.904 pada 2024, meningkat dari 69.639 pada 2023. Arus penumpang kereta ke Banyuwangi juga dilaporkan tumbuh dan sempat masuk tiga besar terpadat saat libur panjang Mei.

“Semakin meningkatnya konektivitas ke daerah-daerah secara merata, termasuk ke Banyuwangi, tentu akan membuat ekonomi tumbuh lebih cepat,” pungkas Ipuk. (Ren)