JATIMPOS.CO/BONDOWOSO. Dalam rangkaian peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 yang digelar di Alun-Alun Raden Bagus Asra Bondowoso, Dinas Kesehatan Kabupaten Bondowoso menerima sejumlah penghargaan bergengsi baik di tingkat nasional maupun provinsi.
Penghargaan tersebut menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan layanan kesehatan dan menciptakan lingkungan yang sehat serta nyaman bagi masyarakat.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Bondowoso, Dr. Arif Sudibyo, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran kesehatan dan dukungan penuh pemerintah daerah.
Penghargaan pertama diterima dalam ajang Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Nasional 2025, yang diserahkan kepada Kepala BP4D Kabupaten Bondowoso.
" Penghargaan tersebut menegaskan keberhasilan daerah dalam menciptakan tatanan lingkungan yang bersih, aman, dan berkelanjutan,"katanya, Minggu (07/12/2025).
Selain itu, prestasi di tingkat nasional juga diraih dalam kompetisi videografi yang diselenggarakan oleh National Institute for Health and Care Research (NHR), lembaga riset kesehatan yang berbasis di Inggris. Pada ajang itu, Agung Riyadi berhasil meraih juara 1 kategori video promosi kesehatan untuk pencegahan penyakit kardiovaskular.
Menurut Dr. Arif, prestasi Agung Riyadi tersebut menunjukkan bahwa inovasi dan edukasi kesehatan dari Bondowoso dapat bersaing di tingkat internasional, sekaligus menjadi motivasi bagi tenaga kesehatan lainnya untuk terus berkreasi.
Pada tingkat provinsi, Dinas Kesehatan Bondowoso juga meraih penghargaan atas penemuan kasus penyakit menular spesial sesuai standar terbaik se-Jawa Timur. Penghargaan ini diterima oleh Kepala Bidang P2T, Dr. Habib Muzakki.
Penghargaan tersebut merupakan pengakuan atas ketepatan, kecepatan, dan efektivitas Dinas Kesehatan Bondowoso dalam melacak serta menangani penyakit menular sebagai bagian dari upaya perlindungan masyarakat.
Tak hanya itu, penghargaan provinsi lainnya juga diberikan kepada Dinas Kesehatan Bondowoso atas predikat terbaik dalam ketepatan mewujudkan profil kesehatan daerah yang akurat dan berdaya guna. Penghargaan ini diterima oleh Ibu Endah, yang berperan penting dalam penyusunan data kesehatan daerah.
Dr. Arif menegaskan bahwa seluruh penghargaan yang diraih memiliki satu benang merah, upaya untuk menghadirkan lingkungan yang sehat, aman, dan nyaman bagi masyarakat Bondowoso secara berkelanjutan.
Menurutnya, penghargaan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa tantangan kesehatan masyarakat ke depan masih besar.
" Semua penghargaan ini bukan hanya simbol prestasi, tapi bukti bahwa kita terus berupaya memberikan pelayanan terbaik. Lingkungan yang sehat adalah hak setiap warga, dan kami akan terus bekerja memastikan itu terwujud," Ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa dukungan lintas sektor, komunitas, dan peran aktif masyarakat menjadi faktor penting dalam mempertahankan capaian tersebut. Oleh karena itu, sinergi akan terus diperkuat untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Bondowoso.(Eko)