JATIMPOS.CO/BONDOWOSO. Di balik lancarnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kademangan 1, terdapat sosok-sosok pekerja berdedikasi yang menjalankan tugas dengan penuh ketulusan. 

Salah satunya adalah Bu Nadifah, warga Kelurahan Kademangan yang dikenal sebagai pekerja ulet dan rendah hati.

Sebelum bergabung dengan SPPG, Bu Nadifah sehari-harinya membantu usaha katering milik saudaranya. Pekerjaan itu bersifat tidak menentu, hanya dilakukan ketika ada pesanan. Jika tidak ada kegiatan, ia lebih banyak menghabiskan waktu di rumah seorang diri. Meski begitu, semangatnya untuk terus produktif tidak pernah padam.

Ketika SPPG Kademangan mulai dibuka, peluang untuk bekerja akhirnya datang. Kesempatan itu langsung ia ambil tanpa ragu. Dengan penuh rasa syukur, Bu Nadifah diterima menjadi bagian dari tim penyelenggara Program MBG yang setiap hari menyiapkan makanan bergizi untuk anak-anak sekolah.

Bekerja di SPPG bagi Bu Nadifah bukan hanya soal menambah penghasilan, tetapi juga memperoleh pengalaman baru dan memperluas relasi pertemanan. Ia mengakui bahwa lingkungan kerja yang ramah membuat dirinya merasa termotivasi.

" Alhamdulillah, saya bersyukur sekali bisa diterima di SPPG. Di sini saya bisa belajar banyak hal, dapat teman baru, dan tentunya punya pekerjaan yang tetap," ungkap wanita berusia 45 tahun itu.

Di dapur SPPG, Bu Nadifah mendapat tugas khusus di bagian pencucian ompreng. Tugas ini ia jalankan setiap hari dengan teliti dan penuh tanggung jawab.

" Kita ingin memastikan ompreng tetap bersih adalah hal penting agar makanan yang disajikan kepada anak-anak tetap higienis dan aman," Ujarnya, Jum'at (19/12/2025). 

Meski tugasnya terlihat sederhana, peran Bu Nadifah sangat vital dalam menjaga kualitas pelayanan SPPG. Ia memahami bahwa keberhasilan Program MBG tidak hanya terletak pada proses memasak, tetapi juga pada kebersihan seluruh peralatan yang digunakan.

Bu Nadifah turut menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pemerintah pusat atas diselenggarakannya Program Makan Bergizi Gratis. 

Baginya, program ini tidak hanya memberikan manfaat bagi anak-anak sekolah, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.

" Program MBG ini sangat membantu. Selain bermanfaat untuk gizi anak-anak, juga memberdayakan warga sekitar dan mengurangi pengangguran di Bondowoso," ungkapnya.

Kisah Bu Nadifah menjadi bukti bahwa SPPG tidak hanya menjadi dapur penyedia makanan, tetapi juga ruang pemberdayaan masyarakat. Dedikasi para pekerja seperti dirinya menunjukkan bahwa keberhasilan program besar selalu ditopang oleh tangan-tangan tulus yang bekerja di balik layar.

Bu Nadifah adalah salah satu di antara mereka yang sederhana, tetapi penuh arti bagi keberhasilan SPPG Kademangan 1 Bondowoso.(Eko)