JATIMPOS.CO, KABUPATEN JEMBER – Pasca mendarat di Bandara Notohadinegoro, Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda, menyatakan pentingnya penguatan infrastruktur transportasi udara sebagai katalisator pertumbuhan ekonomi di wilayah Jawa Timur bagian timur.
Hal tersebut disampaikannya dalam kunjungan kerjanya ke kabupaten Jember dengan terbang Fly Jaya rute Halim Perdanakusuma Jakarta - Bandara Notohadinegoro Jember, Jum'at (13/02/2026) kemarin.
Rifqinizamy memberikan apresiasi terhadap operasional bandara yang tetap terjaga sebagai urat nadi konektivitas masyarakat. Meskipun saat ini memiliki skala yang minimalis, Bandara Notohadinegoro menyimpan potensi besar sebagai gerbang utama wilayah Tapal Kuda.
"Saya sangat senang bisa merasakan langsung pengalaman landing dan take-off dari Bandara Notohadinegoro ini. Meskipun sederhana, kehadiran bandara ini adalah bukti nyata dari upaya memberikan pelayanan terbaik bagi mobilitas masyarakat Jember dan sekitarnya," ujar Rifqinizamy dalam keterangannya. Sabtu (14/02/2026).
Ia menambahkan bahwa efisiensi dan kemudahan akses transportasi merupakan kunci utama bagi sebuah daerah untuk bisa bersaing di era global.
"Bandara ini bukan sekadar fasilitas fisik, melainkan simbol keterhubungan Jember dengan pusat-pusat ekonomi nasional. Dan perlunya sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, untuk peningkatan status bandara," tambahnya.
Ia berkomitmen untuk mendorong Kementerian Perhubungan serta kementerian terkait lainnya guna memberikan perhatian lebih bagi pengembangan bandara ini di masa depan. Peningkatan infrastruktur terminal dan aspek teknis lainnya untuk menjamin kenyamanan dan keamanan penumpang yang lebih optimal.
"Jember adalah salah satu pintu masuk paling krusial di wilayah Tapal Kuda. Banyak potensi ekonomi dan pariwisata yang bisa dikembangkan secara luar biasa jika aksesibilitasnya semakin baik. Kita ingin konektivitas ini lebih lancar, sehingga dampak ekonominya langsung dirasakan oleh masyarakat setempat," tegasnya.
Melalui dorongan ini, diharapkan Bandara Notohadinegoro tidak hanya menjadi pelengkap infrastruktur, tetapi bertransformasi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mampu membawa Jember ke panggung yang lebih luas.
Komisi II DPR RI juga mendorong penambahan frekuensi dan rute baru guna meningkatkan daya tarik investasi dan kunjungan ke Jember dan Memanfaatkan bandara sebagai pengungkit sektor pariwisata dan potensi ekonomi lokal yang sangat melimpah di wilayah Tapal Kuda. (Ari)
