JATIMPOS.CO/BONDOWOSO. Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mulai melakukan konsolidasi organisasi di Kabupaten Bondowoso menjelang pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab). Dewan Pengurus Pusat (DPP) PPP resmi menunjuk kepengurusan Pelaksana Tugas (Plt) Dewan Pengurus Cabang (DPC) PPP Bondowoso untuk memimpin sementara jalannya organisasi partai.
Penunjukan kepengurusan Plt tersebut dilakukan setelah masa berlaku surat keputusan (SK) kepengurusan sebelumnya berakhir pada 4 Maret 2026.
Anggota DPRD Bondowoso dari Fraksi PPP, H. Syaiful Bahri, menjelaskan bahwa pembentukan kepengurusan sementara merupakan bagian dari mekanisme organisasi untuk menjaga keberlanjutan kepemimpinan di tingkat kabupaten.
Menurutnya, kepengurusan Plt dibentuk agar roda organisasi tetap berjalan sekaligus mempersiapkan pelaksanaan Musyawarah Cabang PPP Bondowoso.
" Plt DPC PPP Bondowoso ini dibentuk untuk mengisi kekosongan kepengurusan karena SK sebelumnya telah berakhir sebelum Musyawarah Wilayah DPW PPP Jawa Timur dilaksanakan," kata Syaiful Bahri, Sabtu (14/3/2026).
Ia menambahkan, penerbitan SK Plt juga menjadi salah satu syarat administratif bagi DPC PPP Bondowoso untuk mengikuti Musyawarah Wilayah (Muswil) PPP Jawa Timur yang telah digelar pada 11 Maret 2026.
Dalam struktur kepengurusan sementara tersebut, posisi Ketua DPC PPP Bondowoso dijabat oleh H. Barri Sahlawi Zain. Sementara posisi sekretaris diemban oleh H. Syaiful Bahri dan bendahara dijabat oleh Ustaz Taufik.
" Plt Ketua DPC PPP saat ini dijabat oleh H. Barri Sahlawi Zain, sekretarisnya saya sendiri, dan bendaharanya Ustaz Taufik," ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa komposisi wakil ketua dalam kepengurusan tidak mengalami perubahan signifikan karena sebagian besar masih diisi oleh kader yang sebelumnya sudah menjabat.
Menurutnya, tugas utama kepengurusan Plt adalah mempersiapkan pelaksanaan Musyawarah Cabang PPP Bondowoso yang dijadwalkan paling lambat tiga bulan setelah pelaksanaan Muswil.
Selain itu, kepengurusan sementara juga memiliki tanggung jawab melakukan penataan administrasi organisasi, termasuk administrasi keuangan serta pendataan aset partai.
" Kami tetap menjalankan agenda penting partai, terutama penertiban administrasi, baik administrasi keuangan maupun pendataan aset yang dimiliki DPC PPP Bondowoso," jelasnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Ketua DPC PPP Bondowoso, H. Barri Sahlawi Zain, mengatakan bahwa struktur kepengurusan Plt berbeda dengan kepengurusan definitif yang biasanya lebih lengkap.
Menurutnya, kepengurusan sementara lebih difokuskan pada kelangsungan organisasi dan persiapan pelaksanaan Musyawarah Cabang.
" Kalau struktur yang lama biasanya lengkap dengan majelis-majelis. Dalam struktur Plt ini tidak semuanya ada karena lebih difokuskan untuk menjalankan tugas DPC dan menyiapkan Muscab," Ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa kepengurusan definitif nantinya akan ditentukan melalui forum Musyawarah Cabang sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai.
" Berdasarkan AD/ART, paling lambat tiga bulan setelah Muswil dilaksanakan maka Muscab di tingkat kabupaten harus digelar. Kami yang ditunjuk sebagai Plt bertugas menyiapkan proses tersebut," katanya.
Barri menegaskan bahwa meskipun kepengurusan saat ini bersifat sementara, seluruh agenda partai di Kabupaten Bondowoso tetap berjalan seperti biasa.
Salah satu fokus utama yang menjadi perhatian adalah penertiban administrasi organisasi, termasuk pengelolaan keuangan dan pendataan aset partai.
" Kami tetap melanjutkan agenda penting PPP di Bondowoso, terutama melakukan penertiban administrasi keuangan serta pendataan aset yang dimiliki DPC," Pungkasnya.(Eko)
