JATIMPOS.CO/BONDOWOSO. Pasca libur lebaran, SPPG Kademangan 2 kembali beroperasi dan mulai mendistribusikan makanan bergizi kepada siswa serta kelompok 3B (ibu hamil, ibu menyusui, dan balita), Selasa (31/03/2026).
Di hari pertama operasional ini, aktivitas dapur sudah kembali berjalan sejak pagi untuk menyiapkan ribuan porsi makanan bagi para penerima manfaat.
Asisten Lapangan (Aslap) SPPG Kademangan 2, Sekar Ayu Bulan Firdaus, mengatakan bahwa persiapan telah dilakukan sebelumnya agar operasional dapat berjalan lancar.
Menurutnya, masa libur lebaran dimanfaatkan untuk memastikan dapur tetap dalam kondisi bersih dan siap digunakan kembali.
" Selama libur, kami tetap melakukan pengecekan dan pembersihan dapur secara menyeluruh, mulai dari peralatan hingga area produksi," ujar Bulan sapaan akrabnya.
Ia menegaskan, kebersihan dapur menjadi prioritas utama sebelum kegiatan memasak kembali dilakukan.
" Kami pastikan semua dalam kondisi higienis. Peralatan sudah dibersihkan dan disterilkan, sehingga aman digunakan untuk produksi makanan dalam jumlah besar," imbuhnya.
Selain kebersihan, kesiapan tim dapur juga menjadi perhatian agar proses produksi berjalan sesuai standar.
Bulan menyebut, di hari pertama ini seluruh tim sudah kembali bekerja sesuai dengan tugas masing-masing dan alur kerja berjalan cukup baik.
Untuk menu hari pertama, SPPG Kademangan 2 menyajikan nasi putih, tongseng ayam, tempe goreng, acar timun wortel, serta buah kelengkeng.
Menu tersebut disusun untuk memenuhi kebutuhan gizi seimbang bagi para penerima manfaat dari berbagai kelompok usia.
Untuk porsi kecil, kandungan gizinya mencakup energi sekitar 460 kkal, protein 18 gram, lemak 14 gram, karbohidrat 62 gram, serta serat sekitar 2 gram.
Sementara itu, porsi besar memiliki kandungan energi sekitar 500 kkal, protein 20 gram, lemak 16 gram, karbohidrat sekitar 68 gram, serta serat mendekati 3 gram.
" Secara keseluruhan, jumlah penerima manfaat di hari pertama ini mencapai sekitar 2.800 orang yang terdiri dari siswa serta kelompok 3B, sehingga distribusi dilakukan secara bertahap, " Pungkasnya.
Sekar berharap operasional yang kembali berjalan ini dapat terus konsisten, dengan tetap menjaga kualitas makanan, kecukupan gizi, serta kebersihan dapur sebagai faktor utama pelayanan.(Eko)