JATIMPOS.CO//BONDOWOSO. Ketua DPD Partai Golkar Bondowoso, Ady Kriesna, meminta seluruh kader tetap solid dan tidak terpengaruh isu yang menyeret Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, terkait dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto.

Kriesna sapaan akrabnya menegaskan, kader Golkar harus menyikapi perkembangan isu tersebut secara bijak. Terlebih, informasi yang beredar di media sosial belum tentu mencerminkan fakta sebenarnya.

Menurutnya, jajaran pimpinan Partai Golkar di tingkat pusat telah memberikan klarifikasi terkait tudingan tersebut. Bahkan, Bahlil secara tegas membantah keterlibatannya dan meminta aparat penegak hukum mengusut persoalan itu secara terbuka.

“Sekjen sudah mengklarifikasi, bahkan Ketum Bahlil sudah membantah dan meminta aparat untuk mengusut tuntas secara terbuka. Itu bukti Golkar tak terlibat,” kata Ady Kriesna, Sabtu (7/11/2026) malam. 

Ia mengingatkan, kader di daerah tidak perlu ikut terbawa arus informasi yang belum terverifikasi. Ia meminta seluruh pengurus dan anggota partai tetap menjaga soliditas organisasi di tengah berkembangnya isu tersebut.

Dirinya juga menyoroti maraknya informasi, framing, hingga tudingan yang beredar melalui media sosial. Ia berharap kader tidak mudah terprovokasi dan tetap mengedepankan sikap dewasa dalam menyikapi persoalan politik nasional.

“Saya meminta seluruh kader tidak terpengaruh isu, framing, bahkan fitnah yang beredar di media sosial. Kita harus tetap solid dan tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum jelas kebenarannya,” ujarnya.

Menurutnya, persoalan dugaan penyadapan harus diserahkan kepada aparat kepolisian untuk diusut secara profesional dan transparan. Dengan demikian, kebenaran mengenai isu yang berkembang dapat diketahui secara jelas.

Ia menegaskan, dukungan terhadap kepemimpinan Bahlil sebagai Ketua Umum Partai Golkar harus tetap dijaga. Soliditas kader, menurutnya, menjadi bagian penting dalam menghadapi berbagai dinamika yang terjadi di internal maupun eksternal partai.

“Jadi saya minta kader Golkar Bondowoso selalu solid mendukung penuh Ketum Bahlil, memberikan kepercayaan kepada aparat kepolisian untuk mengusut skandal penyadapan,” tegasnya.

Pernyataan tersebut disampaikan Ady dalam momentum kegiatan Golkar Bersholawat yang digelar DPD Partai Golkar Bondowoso dalam rangka memperingati HUT ke-62 Partai Golkar.

Dalam kesempatan itu, dirinya juga mengajak seluruh kader memanfaatkan momentum kebersamaan tersebut untuk memanjatkan doa bagi bangsa dan negara, khususnya Presiden Prabowo Subianto.

“Melalui Golkar Bersholawat ini kita doakan Presiden Prabowo agar selalu dalam lindungan Allah SWT,” imbuh Kriesna yang juga Wakil Ketua DPRD Bondowoso ini.

Dirinya berharap, seluruh kader Golkar Bondowoso tetap menjaga kekompakan, menjalankan instruksi organisasi, serta tidak mudah terpengaruh oleh berbagai isu yang berkembang di tingkat nasional. (Eko)