JATIMPOS.CO/JOMBANG - Buntut dari penutupan kegiatan usaha Smart Wallet oleh Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas Pasti) per 18 Maret 2024. Smart Wallet terindikasi melakukan penipuan dan tidak memiliki izin operasional di Indonesia.

Sejumlah korban investasi Smart Wallet di Kabupaten Jombang bakal melaporkan Vendor dan Mentor yang mengajak dan mempromosikan kegiatan investasi yang diduga bodong itu.

Langkah hukum diambil menyusul banyaknya korban investasi dari aplikasi Smart Wallet yang tidak bisa melakukan Withdraw (WD) atau penarikan modal maupun keuntungan yang telah dijanjikan.

Sempat mengaku sebagai leader, Wiji Sobirin akhirnya mengakui kesalahan dengan mengajak ikut serta ratusan anggota dalam kegiatan investasi Smart Wallet. Dirinya tidak tahu jika kegiatan investasi Smart Wallet bakalan bermasalah.

"Saya tidak tahu karna apa kita selalu mengasih informasi sesuai dengan informasi yang ada di aplikasi dan saya tidak pernah menambahi informasi tersebut sesuai dengan keluar jalur dari aplikasi," kata Wiji kepada wartawan, Kamis (4/4/2024).

Menurut Wiji Sobirin, biarpun aplikasi sekarang masih normal dan masih bisa di buka dirinya sebagai pembawa aplikasi merasa tertipu.

"Dengan ini saya mau mengupayakan langkah - langkah hukum untuk melaporkan vendor - vendor yang bekerja sama dengan aplikasi Smart Wallet seperti PT Fitri Berkah Utama, PT Bhakti Abi Jasa dan yang terbaru PT Anugerah Pratama Jaya," terangnya.

Untuk itu, Wiji Sobirin merasa bersalah dengan anggota dan meminta maaf kepada semua rekan - rekan anggota Smart Wallet dibawah naungannya.

"Saya mohon maaf dengan setulus hati saya karena saya juga tertipu bahkan saya juga tertipu ini aset saya uang segar saya hampir Rp 400 juta," jelasnya.

Langkah yang akan diambil Wiji selain bermediasi dengan anggota, dirinya mengharapkan kerjasama dengan para anggota dibawahnya untuk menempuh jalur hukum.

"Harapan saya kita bisa menemukan vendor - vendor tersebut dan ibu Mentor Smart Wallet, agar modal - modal saya dan anggota minimal bisa terkembalikan semua, itu harapan saya dan anggota saya," tandasnya. (her).

 

TERPOPULER

  • Minggu Ini

  • Bulan Ini

  • Semua