JATIMPOS.CO/SUMENEP - Kepolisian daerah (Polda) Jawa Timur berencana akan merilis temuan kokain seberat 27 kilogram di Mapolres Sumenep namun batal digelar, Selasa (14/4/2026).
Diketahui, Plt Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti mengumumkan rencana konferensi pers yang akan dipimpin langsung Kapolda Jatim Nanang Avianto.
Agenda yang seharusnya berlangsung di Aula Sanika Satyawada Polres Sumenep itu berujung penantian tak jelas. Sebab jurnalis yang diundang menunggu selama tiga jam kedatangan Kapolda.
Sebelumnya, pihak Polres Sumenep telah menginformasikan rencana kedatangan Kapolda Jatim akan menaiki helikopter menuju Sumenep. Sekitar pukul 10.08 WIB Kapolda sudah sampai.
"Kapolda Jatim sudah tiba di Bandara Trunojoyo, silakan merapat ke aula Sanika Satyawada Polres Sumenep." terang AKP Widiarti secara tertulis di WA Group Mitra Humas Polres Sumenep.
Hingga 13.20 WIB konferensi pers belum digelar dan mengindikasikan batalnya kegiatan. Hal ini memicu pertanyaan terkait lemahnya koordinasi antara Polres Sumenep dan Polda Jatim.
Mengigat temuan kokain 27 kilogram yang ditemukan warga membutuhkan transparansi publik. Tentu hal ini dapat memicu asumsi liar di kalangan masyarakat.
Meski demikian, AKP Widiarti juga menjelaskan bahwa batalnya Polda Jatim digelar jumpa pers yakni berkaitan dengan agenda mendadak Kapolda yang mengharuskan pergi.
"Mohon maaf atas batalnya Kapolda Jatim untuk nenggelar konferensi pers penemuan kokain. Karena Kapolda ada kegiatan dengan Waka Polri mendadak," jelas Widi.
Sementara, perwakilan jurnalis mengungkapkan kekecewaan atas batalnya konfrensi penemuan kokain di Polres Sumenep. Menurutnya hal sepeting ini tidak boleh gagal agar masyarakat nantinya mengetahui perkembangan informasi yang akurat. "Kok bisa begini, setidaknya koordinasi harus jelas," kata Veros.
Hingga berita ini terbit, belum ada keterangan resmi dari Polda Jatim terkait pembatalan konferensi pers. (Dam)
