JATIMPOS.CO/KOTA PASURUAN- Perguruan silat Kuntu Mancilan memastikan supremasi dengan merebut dua gelar juara umum sekaligus pada Kejuaraan Kota (Kejurkot) IPSI Kota Pasuruan 2026 yang resmi ditutup, Minggu malam (26/4/2026).
Hasil akhir menempatkan Kuntu Mancilan sebagai juara umum I kategori pemasalan, diikuti Tapak Suci sebagai juara umum II, dan Ciung Elang di posisi juara umum III. Pada kategori prestasi, Kuntu Mancilan kembali memimpin sebagai juara umum I, disusul Pencak Organisasi di peringkat II dan PSHT di posisi III.
Ketua IPSI Kota Pasuruan, Farid Misbah, menilai capaian tersebut menunjukkan konsistensi pembinaan yang berjalan efektif di tingkat perguruan. Ia menegaskan peningkatan kualitas atlet terlihat nyata sepanjang kejuaraan. “Persaingan tahun ini lebih kompetitif. Banyak atlet menunjukkan perkembangan teknik dan mental bertanding yang signifikan,” ujarnya.
Rekapitulasi medali mencatat Kuntu Mancilan mendominasi kategori pemasalan dengan 72 emas, 31 perak, dan 30 perunggu. Tapak Suci mengoleksi 13 emas, sedangkan Ciung Elang meraih 9 emas. Pada kategori prestasi, Kuntu Mancilan mengumpulkan 9 emas, unggul atas Pencak Organisasi dan PSHT.
Ketua panitia, Baha’uddin, menyebut jalannya pertandingan berlangsung ketat hingga babak final di berbagai kelas. Ia menekankan selisih poin tipis menjadi penentu di sejumlah laga. “Kualitas kompetisi meningkat. Hal ini terlihat dari intensitas pertandingan yang tinggi dan hasil yang sangat kompetitif,” katanya.
Ia menambahkan, partisipasi 424 atlet dari 17 perguruan menjadi indikator tingginya minat sekaligus keberhasilan pembinaan di daerah. Menurutnya, kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar, tetapi juga sarana evaluasi bagi setiap perguruan.
Pelatih PSHT, Akhmad Masukhin, mengakui keunggulan lawan sekaligus menilai hasil yang diraih timnya patut diapresiasi. Ia memastikan evaluasi akan dilakukan untuk meningkatkan performa atlet. “Kami tetap bersyukur bisa masuk tiga besar. Ke depan, pembenahan strategi dan kesiapan fisik akan menjadi fokus utama,” ujarnya.
Sementara itu, atlet PSHT, Muhammad Bintang Irwansyah, menegaskan pengalaman bertanding di kejuaraan ini menjadi bekal berharga. Ia merasakan langsung ketatnya persaingan antarperguruan. “Setiap pertandingan memberikan pelajaran. Ini menjadi motivasi untuk tampil lebih baik di ajang berikutnya,” katanya.
IPSI Kota Pasuruan memastikan para peraih prestasi akan diproyeksikan mengikuti kejuaraan tingkat provinsi melalui program pembinaan lanjutan. Hasil Kejurkot 2026 sekaligus mempertegas peta kekuatan baru pencak silat daerah yang semakin kompetitif.(shl)
