JATIMPOS.CO/KOTA PASURUAN — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Pasuruan menggelar rapat kerja tahun 2026 untuk menyusun program pembinaan atlet periode 2026–2027, Rabu (20/5/2026).

Forum yang dihadiri pengurus KONI, perwakilan cabang olahraga, serta Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kota Pasuruan itu difokuskan pada evaluasi pembinaan sekaligus penentuan target prestasi menghadapi berbagai kejuaraan tingkat regional maupun nasional.

Ketua KONI Kota Pasuruan, Gangsar Sulistyarso, menegaskan seluruh cabang olahraga harus memiliki komitmen yang sama dalam membangun pembinaan atlet secara berkelanjutan. Menurut dia, pencapaian prestasi tidak dapat diraih tanpa program yang terarah, disiplin, dan konsisten.

“Raker ini menjadi momentum menyatukan visi seluruh cabor agar pembinaan atlet berjalan maksimal. Kami ingin olahraga Kota Pasuruan semakin kompetitif,” ujar Gangsar.

Dalam rapat tersebut, peserta juga membahas penguatan organisasi, jadwal kompetisi, hingga kebutuhan fasilitas penunjang atlet. Setiap cabang olahraga diminta menyusun agenda kegiatan yang realistis dan terukur agar target prestasi yang telah direncanakan dapat dicapai secara optimal.

Gangsar menambahkan, koordinasi antar pengurus dan cabang olahraga harus diperkuat agar pembinaan atlet berjalan lebih efektif. Ia berharap seluruh program yang disepakati dalam rapat kerja dapat menjadi pijakan meningkatkan kualitas olahraga prestasi di Kota Pasuruan.

“Kami ingin setiap cabor memiliki arah pembinaan yang jelas sehingga atlet-atlet Kota Pasuruan mampu bersaing dan mengharumkan nama daerah,” katanya.

Sementara itu, Kepala Disparpora Kota Pasuruan, Dyah Ermitasari, menyatakan pemerintah daerah akan terus mendukung pengembangan olahraga prestasi melalui penguatan program kepemudaan dan penyediaan fasilitas olahraga. Menurut Dyah, sinergi antara KONI dan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam mencetak atlet berprestasi.

“Pemerintah daerah akan terus mendukung pembinaan olahraga, baik melalui fasilitas maupun penguatan program kepemudaan dan olahraga,” kata Dyah. (shl)