JATIMPOS. CO/ MOJOKERTO – Mengawali masa tugasnya sebagai Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Mojokerto, AKP Bernardus Bagas Simarmata memilih membangun komunikasi yang erat dengan insan pers.

Melalui kegiatan silaturahmi yang digelar di Kantor Satlantas Polres Mojokerto, Selasa (28/7/2026), ia menegaskan pentingnya sinergi antara kepolisian dan media dalam memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, AKP Bernardus didampingi IPDA Galang, IPDA Rofik, IPDA Suliyadi, serta Kasi Humas Polres Mojokerto IPTU Suyanto. Suasana berlangsung akrab dengan dialog terbuka mengenai berbagai persoalan lalu lintas yang menjadi perhatian publik.

Sejumlah wartawan menyampaikan berbagai keluhan masyarakat, mulai dari maraknya penggunaan knalpot brong, pengendara di bawah umur, hingga aksi balap liar yang masih sering terjadi di sejumlah ruas jalan dan dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.

AKP Bernardus mengungkapkan dirinya resmi menjabat sebagai Kasat Lantas Polres Mojokerto sejak 29 Juni 2026 setelah sebelumnya bertugas di Polres Jember. Meski baru sekitar tiga pekan bertugas, ia berkomitmen segera mengenali karakteristik wilayah sekaligus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk media.

"Silaturahmi ini menjadi langkah awal untuk membangun kerja sama yang baik. Media merupakan mitra strategis dalam menyampaikan informasi dan edukasi kepada masyarakat, sehingga komunikasi yang terjalin harus terus diperkuat," ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa setiap informasi yang dipublikasikan harus didasarkan pada data yang valid. Karena itu, setiap konfirmasi terkait kecelakaan lalu lintas maupun kegiatan penindakan akan dikoordinasikan melalui personel yang membidangi agar informasi yang diterima masyarakat tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Menurutnya, pengalaman bertugas di daerah sebelumnya menunjukkan bahwa perubahan data dalam suatu peristiwa dapat memengaruhi pemberitaan apabila tidak disampaikan secara tepat sejak awal.

Dalam sesi dialog, wartawan Hasyim turut menyampaikan aspirasi masyarakat terkait maraknya aksi balap liar di Jalan Raya Desa Jambu Wok, Kecamatan Trowulan, yang kerap berlangsung pada Jumat hingga Sabtu dini hari. Aktivitas tersebut dinilai membahayakan pengguna jalan, khususnya para pedagang yang melintas menuju pasar pada waktu dini hari.

Menanggapi masukan tersebut, AKP Bernardus memastikan informasi dari masyarakat akan menjadi perhatian Satlantas Polres Mojokerto dalam menentukan langkah penanganan di lapangan.

"Terima kasih atas saran dan masukan dari rekan media. Hal ini akan kami jadikan bahan evaluasi dalam menentukan langkah-langkah penanganan di lapangan demi menciptakan keamanan, ketertiban, dan keselamatan berlalu lintas," pungkasnya. (din)