JATIMPOS.CO/SURABAYA- Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Wijaya Kusuma (UWK) Surabaya, mengadakan Pengabdian Kepada Masyarakat sebagai salah satu bagian dari Tri Dharma Perguruan tinggi di SDN Pakis V Surabaya (19/9/2025)
Kegiatan yang dilaksanakan secara luring diikuti oleh seluruh guru di SDN Pakis V Surabaya. Kegiatan yang berupa Pelatihan Implementasi Kurikulum Deep Learning dengan tema Penyusunan Asesmen Numerasi Berbasis HOTS disampaikan oleh pemateri Suhartono, S.Pd.,M.Pd. berdasarkan trend issue yang diperoleh dari pihak sekolah yakni rendahnya capaian Numerasi di dalam Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) dalam beberapa tahun terakhir.
Kepala Sekolah SDN Pakis V Surabaya, Ibu Irawan Muhanik, M.Pd. menyampaikan bahwa beberapa tahun terakhir capaian literasi Matematika SDN Pakis V Surabaya dalam ANBK masih kurang optimal, sehingga perlu ditingkatkan lagi.
Temuan ini ditindaklanjuti oleh Program Studi Pendidikan Matematika di dalam kegiatan Pengabdian Masyarakat yang menjadi kegiatan rutin dosen, seperti yang disampaikan oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FKIP UWKS, Dr. Endrayana Putut L.E.,S.Si.,M.Si..
Peserta mengikuti kegiatan pelatihan ini dengan penuh antusias dan semangat yang tinggi, tampak dalam diskusi dan tanya jawab bersama pemateri. Bapak dan Ibu guru sharing tentang praktik baik yang telah dilakukan.
Tindak lanjut atau luaran dari kegiatan ini adalah penyusunan asesmen numerasi berbasis HOTS yang diujikan pada akhir semester Gasal tahun ajaran 2025 dan publikasi praktik baik yang dilakukan dalam jurnal ilmiah dan video pembelajaran yang telah dilakukan dengan menerapkan praktik baik.
Hasil asesmen pada akhir semester Gasal menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar siswa ketika mengikuti ujian akhir semester pada minggu pertama bulan Desember 2025.
Sedangkan praktik baik yang dilakukan untuk meningkatkan capaian pembelajaran dan mewujudkan insan pendidikan yang memiliki kemampuan bernalar dan berpikir kritis, berkarakter, dan berakhlak mulia, seiring dengan moto Universitas Wijaya Kusuma Surabaya, yaitu Anggung Wimbuh Linuwih, semakin berkembang menjadi lebih baik, dan perwujudan nilai keluhuran Kewijayakusumaan yaitu tatag, teteg, tangguh, tanggon, dan trapsila. Kedepannya, semoga pendidikan Indonesia semakin berkembang lebih baik dan mampu bersaing di era masa kini. (red)