JATIMPOS.CO//KEDIRI - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kediri mengadakan Lomba Home Visit ATS (Anak Tidak Sekolah) Award 2026, diikuti GTK (Guru dan Tenaga Kependidikan) untuk mendukung peningkatan akses dan pemerataan layanan pendidikan.
Dijelaskan Kepala Dinas Pendidikan Kab. Kediri, Dr. Mokhamat Muhsin, tujuan diadakan lomba untuk meningkatkan keterlibatan GTK bersama masyarakat untuk berpartisipasi dalam penanganan ATS dengan mengajak kembali bersekolah.
"Dengan pendekatan secara langsung, GTK bisa memahami kondisi ATS secara personal. Selain dari unsur kategori GTK, ada juga dari kategori OPD, kategori Karang Taruna, kategori Operator Desa dan Kategori Kepala Desa," jelas Muhsin melalui pesan singkat WhatsApp, Kamis (12/2/2026).
Dari masing-masing satuan pendidikan, lanjut Muhsin, sudah menyiapkan perwakilan. Pihaknya mengimbau sebanyak-banyaknya GTK di sekolah tersebut untuk mengikuti lomba dengan harapan semakin banyak yang berpartisipasi maka angka ATS di Kab. Kediri bisa turun secara signifikan.
ATS yang berkeinginan untuk kembali sekolah bisa masuk ke semua satuan pendidikan sesuai keinginan ATS tersebut, baik itu pendidikan formal (SD, SMP, SMA) maupun non formal / PKBM pendidikan kesetaraan.
"Tentunya menyesuaikan dengan usia ATS tersebut, apabila di luar usia pendidikan formal maka bisa masuk di Pendidikan Kesetaraan PKBM / Paket. Kami berharap dengan lomba ini mampu menurunkan angka ATS secara signifikan sehingga meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia di Kab. Kediri," tutup Muhsin. (priez)
