JATIMPOS.CO/KOTA PASURUAN – Puluhan anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kota Pasuruan tampil menunjukkan bakat dan kreativitas dalam Gebyar PAUD Tahun 2026 yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) di Taman Sekargadung, Rabu (12/8/2026).

Mengusung tema “Bermain, Belajar, Berkreasi Tumbuh Sehat dan Bahagia”, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi anak untuk berekspresi sekaligus mengembangkan potensi melalui berbagai kegiatan yang menyenangkan.

Kepala Disdikbud Kota Pasuruan Siti Rochana mengatakan pendidikan anak usia dini tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik. Menurutnya, keberanian tampil, kreativitas, serta pembentukan karakter juga perlu ditanamkan sejak anak berada pada fase awal pendidikan.

“Gebyar PAUD ini memberikan ruang kepada anak-anak untuk berekspresi, berkreasi, dan menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam suasana yang menyenangkan,” kata Siti Rochana.

Peserta dari berbagai satuan PAUD se-Kota Pasuruan mengikuti rangkaian penampilan secara individu maupun kelompok. Mereka menunjukkan kemampuan melalui seni suara, tari tradisional, hingga berbagai pertunjukan kreatif lainnya.

Anak-anak tampil di atas panggung, sementara guru dan orang tua memberikan dukungan melalui tepuk tangan dan sorakan penyemangat.

Bunda PAUD Kota Pasuruan Suryani Firdaus Adi Wibowo menilai kegiatan tersebut memiliki arti penting dalam membangun lingkungan pendidikan yang mendukung tumbuh kembang anak.

“Ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini. PAUD merupakan fondasi bagi lahirnya generasi yang kreatif, mandiri dan berkarakter,” ujar Bunda Ani.

Ia menambahkan, proses pendidikan pada usia dini perlu dilakukan dengan pendekatan yang sesuai dengan dunia anak. Bermain, berkreasi, dan belajar secara menyenangkan dinilai dapat membantu anak mengembangkan keberanian sekaligus mengenali potensi dirinya.

Kegiatan Gebyar PAUD 2026 juga memperlihatkan pentingnya keterlibatan guru dan keluarga dalam mendampingi proses tumbuh kembang anak. Dukungan tersebut diharapkan dapat diterapkan dalam aktivitas pendidikan sehari-hari.

Pemerintah Kota Pasuruan melalui Disdikbud berkomitmen memperkuat kerja sama antara satuan pendidikan, keluarga, dan berbagai pihak terkait untuk meningkatkan kualitas layanan PAUD.

Kepala Bidang TK Disdikbud Kota Pasuruan Imam Ach. Zamroni mengatakan Gebyar PAUD bukan sekadar ajang pertunjukan, melainkan sarana memberikan pengalaman positif kepada anak dalam mengembangkan keberanian, kreativitas, dan kemampuan bersosialisasi.

“Yang terpenting adalah bagaimana anak-anak mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan, berani tampil, serta dapat mengembangkan potensi yang dimiliki sejak dini,” pungkas Imam Ach. Zamroni. (shl)