JATIMPOS.CO/BONDOWOSO. Tradisi prestasi MI At-Taqwa Bondowoso di ajang kompetisi sains kembali berlanjut. Tahun ini, madrasah tersebut kembali mengantarkan siswanya ke tingkat nasional melalui Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2026.
Adalah Abiyyu Balfaqih Junaidi, siswa MI At-Taqwa Bondowoso, yang berhasil menembus lima besar terbaik Jawa Timur pada bidang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Capaian tersebut mengantarkannya ke final OSN tingkat nasional 2026.
Keberhasilan Abiyyu menjadi catatan tersendiri bagi MI At-Taqwa. Madrasah tersebut dalam beberapa tahun terakhir konsisten mengirimkan siswa untuk berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi.
Kepala MI At-Taqwa Bondowoso, Moh. Zakariyah, S.Pd., mengatakan keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa siswa madrasah memiliki kesempatan yang sama untuk bersaing dengan pelajar dari berbagai daerah.
" Alhamdulillah, setiap tahunnya siswa MI At-Taqwa selalu berkontribusi untuk mewakili Bondowoso di tingkat nasional," ujar Moh. Zakariyah, Kamis (20/8/2026).
Menurut Zakariyah, capaian tahun ini juga melanjutkan prestasi yang diraih MI At-Taqwa pada 2025. Saat itu, siswa madrasah tersebut berhasil meraih medali perak dalam ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) di Banten.
Ajang OMI sebelumnya dikenal sebagai Kompetisi Sains Madrasah (KSM). Pada kompetisi tersebut, MI At-Taqwa meraih medali perak melalui cabang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).
" Pada tahun kemarin 2025, MI At-Taqwa yang di bawah naungan Kemenag meraih perak di ajang Olimpiade Madrasah Indonesia atau OMI, yang sebelumnya Kompetisi Sains Madrasah atau KSM, di Banten. Kita meraih perak di cabang IPA," jelasnya.
Sementara pada OSN 2026, prestasi MI At-Taqwa hadir melalui bidang yang berbeda. Abiyyu berhasil menunjukkan kemampuannya di bidang IPS hingga masuk dalam lima besar Jawa Timur.
" Tahun ini kita masuk final di cabang IPS di OSN. Semoga diberikan prestasi yang terbaik dari Allah," kata Zakariyah.
Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Abiyyu dan keluarga, tetapi juga bagi madrasah serta Kabupaten Bondowoso. Sebab, Abiyyu akan membawa nama daerah dan Jawa Timur dalam persaingan di tingkat nasional.
Kini, Abiyyu masih memiliki satu tahapan penting untuk dituntaskan. Ia akan menghadapi final OSN nasional dengan membawa bekal prestasi yang telah diraihnya di tingkat Jawa Timur.
Bagi MI At-Taqwa, keberhasilan tersebut sekaligus memperkuat komitmen madrasah dalam mendorong siswa untuk berani berkompetisi dan mengembangkan kemampuan akademiknya hingga tingkat nasional.
Prestasi Abiyyu diharapkan tidak berhenti pada pencapaian masuk final. Ia diharapkan mampu memberikan hasil terbaik sekaligus melanjutkan jejak prestasi siswa MI At-Taqwa di panggung kompetisi nasional.(Eko)