JATIMPOS.CO/KABUPATEN MOJOKERTO - Sebanyak 482 mahasiswa institut KH Abdul Chalim, jejang S1 dan S2 mengikuti prosesi wisuda di halaman kampus di jl. Tirtowening Desa Bendunganjati Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto, Minggu (30/8/2020).


Karena masih dalam suasana pandemi Covid-19, prosesi Wisuda dibagi menjadi dua. Sesi pertama pukul 9.00 Wib – pukul 12.00 Wib. Sesi kedua pukul 13.00 WIB hingga selesai. Yang menarik pada prosesi wisuda sesi kedua, Gubernur Jatim Dra Khofifah Indar Parawansa, M.Si, hadir sebagai tamu kehormatan.

Pengasuh Ponpes Amanatul ummah  Prof. KH. Asep Saifudin, M.Ag kepada wartawan mengatakan, wisuda mahasiswa S1 maupun S2 ini dari berbagai program studi (Prodi). Mulai dari Prodi Dakwah, Tarbiyah, Ushuludin, maupun Syariah.

”Ada 482 mahasiswa Institut KH Abdul Chalim yang diwisuda terdiri dari S1 dan S2, dan mahasiswanya berasal dari berbagai daerah,” ujarnya.
 
Rata-rata mahasiswa Institut KH. Abdul Chalim biaya pendidikannya berasal dari beasiswa. Bahkan 80% mahasiswa S2 itu dapat beasiswa dari daerah tempat tinggalnya masing-masing. ”Beasiswa disini bukan hanya SPP, tapi juga makan, minum, asrama,” terang KH. Asep.

Institut KH. Abdul Chalim nantinya juga akan membuka program doktoral S3. Kampusnya megah, ada kolam ikan, gazebo, dan mutu pendidikan S3 bukan asal-asalan. Semua Prodi akan ada jurnal – jurnal yang baik dan dibina habis-habisan, tesis mahasiswa harus bermutu.

“Perguruan tinggi di daerah-daerah yang sudah berdiri kalau gak punya program master, doktor, tidak bisa mendirikan perkuliahan. Persyaratan minimal harus punya lulusan S2 dan S3 dan itu merupakan home base yang harus diproduksi,” imbuhnya.

Lebih jauh KH. Asep Saifudin menjelaskan, kehadiran Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dalam prosesi wisuda, karena ini merupakan kampus binaan beliau. "Bukan berarti dibantu anggaran, melainkan dibantu moral," ujarnya.
 
Bukti buah tangan Khofifah pada kampus ini adalah prasasti – prasasti, berupa taman, kolam ikan yang ada di kampus pasca sarjana, Gazebo tempat istirahat, tampak indah ada sentuhan rasa dari seorang perempuan.

"Selain itu, Asrama Putra Sunan Gunungjati, gedung kampus S2 Fakultas Syariah. Maka dari itu kalau kampus ada acara, dan kami undang beliau selalu datang,” pungkasnya.

Sementara itu, dalam gedung kampus terpampang poster Rektor Institut Abdul Chalim  Dr. H. Mauhibur Rokhman, LC. Lengkap dengan tulisan visi misi IKACH, yakni menjadi Institut Agama Islam terkemuka, berwawasan dan berkemampuan global berlandaskan ahlus sunnah wal jamaah, unggul, utuh dan berjiwa mandiri. (din)