JATIMPOS.CO/BONDOWOSO - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bondowoso gelar Disdik Award untuk pertama kalinya, kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin dengan ditandai pemukulan gong, di ballroom Hotel Ijen View, Jumat (20/5/2022) malam.
Adapun nominasi yang dilombakan yakni lomba inovasi terbaik, staf terbaik, penilik terbaik, pengawas terbaik, profil sekolah terbaik, staf perpustakaan sekolah terbaik, pengelolaan BOS sekolah terbaik dan beberapa inovasi lainnya.
Dalam sambutannya Bupati Salwa mengungkapkan bahwa Disdik Award merupakan ajang prestasi bagi seluruh pelaku pendidikan, baik tenaga pendidik maupun kependidikan di Bondowoso.
"Ini merupakan kegiatan yang pertama kali dilaksanakan di Bondowoso, untuk itu atas nama pribadi menyampaikan apresiasi yang setinggi tingginya kepada Kepala Diknas dan seluruh jajarannya serta semua pihak yang telah turut serta mensukseskan malam penganugrahan," kata Bupati Salwa dalam sambutannya.
Ia menyebut bahwa pendidikan merupakan ujung tombak pembangunan suatu bangsa. Melalui Diknas Bondowoso yang selalu menciptakan inovasi dan terobosan dalam upaya peningkatan kualitas layanan dan mutu pendidikan.
"Ini dibuktikan dengan keikutsertaan Diknas pada kompetisi inovasi pelayanan publik tingkat Provinsi Jawa Timur dan selalu masuk TOP 25 serta kompetisi inovasi pelayanan publik di tingkat nasional dan beberapa kali masuk dalam TOP 99," ujarnya.
Dirinya berharap, kegiatan tersebut terus dilanjutkan di tahun-tahun mendatang, agar seluruh insan pendidikan dapat termotifasi dalam meningkatkan kinerja.
"Dengan menciptakan inovasi-inovasi baru demi majunya pendidikan dengan tujuan utama meningkatkan imdek pembangunan manusia di Bondowoso," harapnya.
Dirinya menambahkan kepada para pemenang jangan puas dengan predikat saat ini, tapi ini harus menjadi penyemangat untuk terus berkarya.
"Saya ucapkan selamat atas semua jerih payah dan upayanya, karena insan pendidik adalan pencetak generasi di masa depan," pungkasnya.
Sementara menurut Kepala Dinas Pendidikan Bondowoso, Sugiono Eksantoso, bahwa pihaknya menyiapkan Disdik Award tersebut selama 4 bulan, mulai dari tingkat pendidikan, rayon serta sub rayon.
"Tujuan Disdik award ini untuk mendorong semua tenaga pendidik untuk selalu berkarya dan berinovasi, memberikan apresiasi, meningkatkan taraf pendidikan dan memajukan pendidikan bondowoso lebih melesat lagi," katanya.
Ia menambahkan bahwa Kegiatan malam ini adalah malam puncak, dirinya berharap kegiatan ini bisa dilanjutkan di tahun-tahun mendatang.
"Untuk memajukan pendidikan perlu support dan apresiasi, karena selama ini hanya guru yang berprestasi, padahal disana ada elemen lain yang perlu kita apresiasi juga. Kegiatan ini berbarengan dengan hari kebangkitan Nasional, tentunya harus bangkit juga pendidikannya," pungkasnya. (eko)