JATIMPOS.CO/KABUPATEN MADIUN — Musyawarah Cabang (Muscab) DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Madiun yang digelar di kantor DPC setempat, Minggu (5/4/2026), tak hanya menjadi forum penentuan kepengurusan baru periode 2026–2031, tetapi juga momentum refleksi atas kepemimpinan Ketua DPC sebelumnya, Muhtarom atau yang akrab disapa Mbah Tarom.
Dalam forum tersebut, kepemimpinan Mbah Tarom selama kurang lebih dua dekade dinilai berhasil membawa organisasi semakin solid sekaligus memberi kontribusi nyata bagi pembangunan di Kabupaten Madiun.
Mbah Tarom sapaan akrab Bupati Madiun dua periode ini menegaskan bahwa semangat perjuangan kader PKB harus tetap dijaga, meskipun dirinya mengaku telah memasuki masa purna tugas.
“Meski saya ini pensiunan dan mau pensiun lagi, semangat perjuangan kita harus tetap. Apa yang menjadi arahan ketua umum harus menjadi pedoman kita bersama,” ujar Mbah Tarom.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kesinambungan arah perjuangan partai, tanpa harus terjebak pada jargon perubahan yang tidak jelas arah dan tujuannya.
Menurutnya, capaian selama masa kepemimpinannya dapat menjadi pijakan yang inspiratif bagi generasi penerus. Ia mencontohkan sejumlah pembangunan yang dinilai monumental di Kabupaten Madiun, seperti keberadaan kantor dinas Bupati dan Wakil Bupati serta kantor dinas Sekretaris Daerah di Caruban.
“Kita tidak perlu menggunakan jargon perubahan. Ikuti saja apa yang sudah dilakukan selama ini. Saya kira itu menginspirasi dan positif,” katanya.
Mbah Tarom juga berharap kepemimpinan ke depan mampu melanjutkan capaian yang sudah ada, bahkan meningkatkannya demi kemajuan daerah dan partai.
BACA JUGA : Empat Nama Calon Ketua DPC PKB Kabupaten Madiun Mengerucut, Tunggu Uji Kelayakan di DPP
Sementara itu, dalam forum Muscab juga mengerucut empat nama calon Ketua DPC PKB Kabupaten Madiun hasil pemetaan DPW PKB Jawa Timur. Keempatnya yakni dr. Purnomo Hadi yang saat ini menjabat Wakil Bupati Madiun, Djoko Setijono anggota Fraksi PKB DPRD Kabupaten Madiun, Wahyu Widayat Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Madiun, serta Slamet Riyadi pengurus DPC PKB Kabupaten Madiun.
Keempat nama tersebut selanjutnya akan mengikuti tahapan uji kelayakan dan kepatutan di DPP PKB sebelum ditetapkan sebagai ketua definitif.
Muscab ini diharapkan menjadi titik awal estafet kepemimpinan yang tetap berlandaskan pada keberhasilan sebelumnya, sekaligus memperkuat soliditas dan kinerja PKB di Kabupaten Madiun ke depan. (jum).
