JATIMPOS.CO/JAKARTA — Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Korps Samapta Bhayangkara (Korsabhara) Baharkam Polri memulai klarifikasi implementasi Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) di Objek Vital Nasional PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) Zona 5, Selasa (21/10/2025). Kegiatan hari pertama berlangsung 08.00–18.00 WIB di ruang rapat PHE ONWJ Zona 5.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memastikan kesesuaian implementasi standar pengamanan di Objek Vital Nasional (Obvitnas) sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Tim dipimpin Ketua Tim Kombes Pol. Hery M. Machfudhi, S.I.K., didampingi Sekretaris Tim Iptu Juniartho Soedharmadi, S.Tr.K., serta auditor SMP profesional Drs. Miyanto, M.Si. dan Drs. Karyadi. Agenda dibuka dengan penayangan profil perusahaan dan sambutan Manager Security PHE ONWJ Zona 5, Mufthi Fahmi, dilanjut paparan re-sertifikasi implementasi SMP.
Inti kegiatan mencakup observasi lapangan dua sesi (sebelum dan sesudah ISHOMA) untuk meninjau penerapan prosedur pengamanan, disusul pembahasan dan pendalaman hasil tinjau serta wawancara dan pemeriksaan dokumen yang berfokus pada Elemen II Kriteria 2.A SMP. Penyelenggara menyebut rangkaian hari pertama berjalan sesuai rencana (rengiat) dan target tahapan tercapai.
Pihak perusahaan menugaskan jajaran keamanan hadir, antara lain Asisten Manager Security Boy Aries Tjahjono bersama staf. Kegiatan klarifikasi di PHE ONWJ Zona 5 akan dilanjutkan pada hari berikutnya sebagai bagian penguatan kepatuhan standar pengamanan Obvitnas.
Untuk diketahui, SMP adalah bagian dari keseluruhan sistem manajemen organisasi Objek Vital Nasional atau Objek Tertentu yang berfungsi sebagai panduan, pedoman, atau acuan bagi pengelola Obvitnas/Obter untuk mengelola risiko keamanan. (Nar)