JATIMPOS.CO/TALIABU — Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Korps Samapta Bhayangkara (Korsabhara) Baharkam Polri membuka Audit Implementasi Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) di Objek Vital Nasional PT Trimegah Bangun Persada Tbk (TBP), Rabu (22/10/2025).
Agenda bertujuan memastikan kepatuhan standar pengamanan. “Audit ini berbasis manajemen risiko,” ujar Brigjen Pol Suhendri, penanggung jawab tim.
Pembukaan berlangsung di ruang rapat PT TBP pukul 08.00–11.30 WIT, dilanjut peninjauan kawasan industri. Kombes Pol Mirzal Alwi, S.I.K. memimpin acara pembuka yang mencakup menyanyikan Indonesia Raya, doa, safety induction, penayangan company profile, dan penyerahan plakat.
Suhendri menjelaskan, audit menilai 5 elemen/118 kriteria untuk memastikan implementasi sesuai Peraturan Kepolisian RI Nomor 7 Tahun 2019 dan sejalan amanat Keppres 63/2004 tentang Pengamanan Objek Vital Nasional.
Peninjauan lapangan hari pertama meliputi Command Center PT Halmahera Jaya Feronikel (HJF), Monitoring Control Produksi HJF, dan Control Center Room OST (pembangkit listrik).
Pihak perusahaan menyambut tim audit. Younsel Evand Roos, Head of Site PT TBP (Kawasi), menyatakan kesiapan berbenah.
"Kami mengharapkan masukan dari Tim Audit agar implementasi SMP di PT Trimegah Bangun Persada Tbk dapat mengacu pada aturan baku tentang SMP, dan juga sesuai dengan karakteristik unik dari Harita. SMP di perusahaan kami dibangun oleh team work," ujarnya.(nar)