JATIMPOS.CO/KOTA PASURUAN — Sebanyak 34 kelompok dari seluruh kelurahan se-Kota Pasuruan mengikuti Lomba Senam Anugrah yang digelar di Taman Harmoni, Jumat (8/5/2026). Kegiatan yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Kartini 2026 itu dibuka langsung oleh Adi Wibowo dan dihadiri Wakil Wali Kota Pasuruan serta Ketua TP PKK Kota Pasuruan.

Adi Wibowo mengatakan Senam Anugrah tidak sekadar menampilkan gerakan olahraga, tetapi juga mengandung nilai budaya dan kebersamaan masyarakat Kota Pasuruan.

“Senam Anugrah ini bukan hanya gerak dan nada, tetapi ada filosofi yang menjadi bagian penting di dalamnya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, iringan musik dalam Senam Anugrah memadukan unsur Terbang Bandung dan Albanjari yang menjadi bagian tradisi masyarakat Kota Pasuruan. Menurutnya, perpaduan tersebut diharapkan mampu memperkuat identitas budaya daerah.

Adi menuturkan, kegiatan itu juga menjadi sarana membangun kebersamaan lintas generasi, mulai anak-anak hingga lansia.

“Kita berharap Senam Anugrah menjadi jembatan bagi semua generasi dan dapat mempererat kebersamaan masyarakat,” katanya.

Pemerintah Kota Pasuruan, lanjut dia, ingin menjadikan Senam Anugrah sebagai identitas daerah sekaligus daya tarik wisata budaya. Karena itu, masyarakat diharapkan memiliki rasa bangga dan kepedulian terhadap Kota Pasuruan.

“Semua masyarakat harus memiliki rasa kepemilikan terhadap Kota Pasuruan karena budaya yang dimiliki merupakan kekuatan bersama,” ucapnya.

Adi menegaskan lomba tersebut bukan hanya ajang kompetisi, melainkan wadah mempererat silaturahmi serta menumbuhkan sportivitas di tengah masyarakat.

“Yang utama adalah sportivitas, karena di dalamnya ada kejujuran, kedisiplinan, dan semangat kebersamaan,” pungkasnya. (shl)