JATIMPOS.CO/KABUPATEN MADIUN — Anggota DPRD Kabupaten Madiun menggelar kegiatan reses masa sidang II Tahun Anggaran 2026 guna menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihan masing-masing. Kegiatan reses menjadi sarana dialog langsung antara wakil rakyat dan konstituen untuk menjaring kebutuhan riil di lapangan.
Salah satu kegiatan reses dilakukan Anggota DPRD Kabupaten Madiun, Purwadi, di Desa Ngranget, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Rabu (14/1/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Ngranget beserta perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta para ketua RT setempat.
Dalam forum dialog tersebut, warga menyampaikan sejumlah aspirasi, di antaranya perbaikan infrastruktur jalan lingkungan, peningkatan kualitas jalan antar desa, pelebaran jalan demi keselamatan pengguna, hingga perbaikan gapura perbatasan desa.
Purwadi salah satu politisi dari Partai Nasdem ini menjelaskan, kegiatan reses merupakan bagian dari evaluasi kinerja pembangunan daerah dan desa, sekaligus upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat.
“Reses menjadi momentum untuk mengevaluasi perkembangan desa sekaligus mensosialisasikan program-program pembangunan agar benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujar Purwadi, anggota DPRD Kabupaten Madiun dari Partai NasDem yang mewakili daerah pemilihan Kecamatan Dagangan dan Kecamatan Geger.
Ia menekankan pentingnya peran serta masyarakat, khususnya tokoh desa, pemuda, dan ketua RT, dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak lepas dari kolaborasi semua pihak.
Purwadi juga mengajak masyarakat untuk semakin cerdas dalam memahami proses pemerintahan, mulai dari tingkat desa hingga kabupaten. Ia menilai pemahaman masyarakat terhadap latar belakang dan kapasitas para pemangku kebijakan menjadi faktor penting dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang baik.
“Reses ini merupakan kewajiban kami sebagai wakil rakyat untuk mendengar langsung kebutuhan dan keluhan masyarakat. Semua aspirasi akan kami catat dan diperjuangkan melalui mekanisme yang ada di DPRD,” kata Purwadi.
Ia menambahkan, seluruh aspirasi yang dihimpun akan dibawa ke forum pembahasan bersama pemerintah daerah agar dapat diakomodasi dalam perencanaan program dan penganggaran pembangunan Kabupaten Madiun.
Warga berharap hasil reses tidak hanya berhenti pada pencatatan aspirasi, tetapi dapat direalisasikan secara nyata. Mereka menilai kehadiran langsung anggota DPRD di tengah masyarakat penting untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai kebutuhan di lapangan.
Kegiatan reses berlangsung dalam suasana tertib dan dialogis. Selain menampung aspirasi, anggota DPRD juga memberikan penjelasan mengenai tugas, fungsi, serta peran DPRD dalam pengawasan dan penganggaran pembangunan daerah. (jum).
.