JATIMPOS.CO/TUBAN — Anggota DPRD Jawa Timur, Aulia Hany Mustikasari, memperjuangkan dukungan alat dan mesin pertanian (alsintan) bagi petani di Kabupaten Tuban. Sebanyak 11 kelompok tani menerima bantuan alsintan prapanen untuk mendukung efisiensi pengolahan lahan dan produktivitas pertanian.
Bantuan tersebut diserahkan di Kantor Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP2P) Kabupaten Tuban, Senin (24/8/2026). Penyaluran merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur, DPRD Jatim, dan Pemerintah Kabupaten Tuban.
Total bantuan yang disalurkan terdiri dari 10 unit traktor tangan (hand tractor) singkal dan satu unit rice transplanter atau mesin penanam bibit padi.
Hany mengatakan, bantuan alsintan prapanen tersebut diarahkan untuk memperluas akses mekanisasi pertanian bagi kelompok tani. Menurutnya, dukungan tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan produktivitas sekaligus luas tambah tanam di Kabupaten Tuban.
"Keberadaan alsintan ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian dan Luas Tambah Tanam di Kabupaten Tuban," ujar legislator Fraksi Partai Golkar tersebut.
Hany menjelaskan, proses pengusulan hingga penetapan kelompok penerima telah melalui tahapan verifikasi secara berjenjang, mulai dari tingkat kabupaten hingga provinsi. Tahapan tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan diterima kelompok tani yang sesuai dengan ketentuan.
“Prosesnya memang membutuhkan waktu karena kami ingin memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran dan benar-benar memberikan dampak bagi petani,” sambung legislator daerah pemilihan Tuban-Bojonegoro tersebut.
Ia juga meminta kelompok penerima menjaga dan mengelola alsintan secara bersama agar manfaat bantuan dapat dirasakan lebih luas. Menurutnya, alat tersebut tidak hanya dapat digunakan oleh kelompok penerima, tetapi juga dimanfaatkan petani lain secara bergantian.
“Alat ini bisa digunakan secara bergantian dengan petani lain. Karena itu, kami berharap dirawat dan digunakan secara bijak agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala DKP2P Kabupaten Tuban, Eko Julianto, mengapresiasi sinergi antara Pemprov Jatim, DPRD Jatim, dan Pemkab Tuban dalam penyaluran bantuan tersebut.
“Bantuan ini tentu sangat bermanfaat untuk memperkuat sektor pertanian di Tuban. Kami berharap seluruh alat dapat dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok penerima dan juga memberikan manfaat bagi petani lainnya,” tuturnya.
Eko mengatakan, alsintan yang diterima kelompok tani dapat dikelola secara inklusif untuk petani lain di wilayah setempat. Pemanfaatannya dapat dilakukan melalui mekanisme sewa dengan biaya yang terjangkau dan berada di bawah tarif jasa penyewaan swasta.
Ia menegaskan, bantuan alsintan tersebut diberikan secara gratis sehingga kelompok penerima tidak diperbolehkan memindahtangankan ataupun memperjualbelikannya.
“Kami meminta bantuan ini benar-benar dimanfaatkan sesuai peruntukannya. Jangan sampai dipindahtangankan ataupun dijual,” tegas Eko. (zen)