JATIMPOS.CO/PAMEKASAN - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pamekasan menggelar Rapat Paripurna pandangan umum fraksi-fraksi tentang Raperda perubahan atas Perda no 9 tahun 2019 tentang RPJMD Kabupaten Pamekasan tahun 2018-2023, di ruang paripurna setempat, Selasa (31/8/2021).

Pantauan di ruang paripurna rapat tersebut dihadir Pimpinan Ketua DPRD Pamekasan bersama jajaran anggotanya dan Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam bersama jajarannya.

Ketua DPRD Pamekasan, Fathor Rahman menyampaikan, rapat paripurna kali ini merupakan rapat dari serangkaian RPJMD Bupati Pamekasan. Karena dalam RPJMD itu ada beberapa perubahan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat, ruang dan waktu yang sangat tidak relevan dengan keberadaan saat ini yaitu tentang adanya Covid-19.

"Oleh karena itu fraksi-fraksi diberikan kesempatan untuk melakukan rapat intern untuk mengkritisi dan memberi masukan serta memberikan sanjungan terhadap program yang dikerjakan oleh eksekutif," kata Ketua DPRD Pamekasan, Fathor Rahman kepada jurnalis jatimpos.co, usai Rapat Paripurna.

Menurutnya, dalam rapat paripurna dijelaskan bahwa kinerja eksekutif ada yang baik, ada yang sedang dan ada yang buruk. Kemudian program yang terealisasi dengan baik mendapat sanjungan dan pekerjaan yang kurang baik perlu dikritisi. Itu semua untuk dijadikan masukan.

Kata Fathor sapaan akrabnya, sanjungan itu perlu dilanjutkan, terus kemudian kekurangan-kekurangan di masing-masing OPD itu dijadikan solusi alternatif untuk pembangunan Pamekasan ke depan agar lebih baik dan benar lagi. Pasalnya, anggota fraksi itu sudah memiliki temuan-temuan di lapangan melalui konstituennya, sehingga dirapatkan pada hari ini.

"Jadi ada kesempatan bagi fraksi untuk memberikan saran, kritikan dan sanjungan kepada pemerintah untuk segera ditindaklanjuti. Mudah-mudahan Pemkab Pamekasan menindaklanjuti mengenai pemandangan umum dari fraksi-fraksi," paparnya.

Terpisah, Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam mengatakan, semua pendapat dan pemikiran anggota fraksi sangat bagus, konstruktif dan semuanya untuk kebaikan. Kata Baddrut sapaan Bupati Pamekasan, untuk mengambil keputusan harus dilakukan kajian, tala'ah dan analisa dari semua sudut pandang.

"Sudut pandang itu meliputi regulasi, ekonomi, stabilitas serta nilai kemanfaatan. Semua nanti akan kita baca. Misalnya tugas kepemimpinan itu merangkum semua usulan dan pemikiran, tinggal kemudian kita memilih keputusan yang paling maslahah untuk Pamekasan," pungkasnya. (Adv)


TERPOPULER

  • Minggu Ini

  • Bulan Ini

  • Semua