JATIMPOS.CO/KABUPATEN MOJOKERTO - Guna meningkatkan kualitas profesi pertukangan masyarakat, baik tukang kayu maupun tukang batu. DPD Parpol Golkar Kabupaten Mojokerto bakal gelar Diklat Pertukangan yang akan diikuti satu desa satu orang perwakilan. Hal tersebut disampaikan oleh H. Winajat, SH saat gelar reses tahap II Tahun 2022 di Kediamannya Desa Wotanmas Jedong Kecamatan Ngoro Kabupaten Mojokerto, Sabtu ( 20/8/2022).
Menurutnya, untuk regulasi saat ini semua profesi harus memiliki sertifikasi yang dikeluarkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), semisal arsitek, teknikal mesin, teknikal kelistrikan, untuk bisa mengerjakan proyek pemerintah, sebagai persyaratan harus memiliki sertifikasi.
”Nantinya bila sertifikasi pertukangan ini dilakukan, dan BNSP bekerjasama dengan Pemkab Mojokerto, data awal profesi tukang di kami sudah ada, tinggal pengajuan saja,” ucap Winajat.
Politisi Golkar yang duduk di Komisi III DPRD Kabupaten Mojokerto menambahkan, bahwa setiap peserta yang ikuti Diklat Pertukangan, Partai Golkar sudah menyiapkan souvenir berupa tas ransel maupun alat pertukangan.
“Partai Golkar ini hadir ditengah masyarakat, dan berguna bagi masyarakat, tidak serta merta fokus perolehan suara di Pemilu 2024,” imbuhnya.
Winajat yang juga Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Mojokerto pada Reses tersebut menjelaskan sebagai wakil rakyat akan memperhatikan konstituennya khususnya didaerah pemilihan (DAPIL), usulan dewan untuk pembangunan permintaan masyarakat yang dinamakan pokok pikiran (Pokir) tahun 2021 sudah direalisasikan pada pembangunan di Desa Kembangsri dan Desa Sedati. Untuk Pokir dewan tahun 2022 direalisasikan di Desa Ngoro, Desa Tanjangrono dan Desa Jedong.
”Semua usulan pembangunan dari masyarakat desa yang melalui kami dewan, akan kami masukkan usulan Pokok pikiran, nantinya semua masuk Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD),” terangnya.
Lebih jauh Legislator Parpol Golkar asal Ngoro ini menjelaskan pada peserta reses, bahwa persiapan pencalonan Presiden dan Wakil Presiden pada pilpres 2024, Parpol Golkar berkoalisi dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Amanat Nasional ( PAN) yang dinamakan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).
”Karena persyaratannya dulu partai atau koalisi partai yang berhasil memperoleh minimal 25 persen suara atau 20 persen kursi di DPR, dapat mengusung calon presiden dan wakil presiden. Maka untuk bisa mengusung capres, Partai Golkar berkoalisi dengan PPP dan PAN,” pungkasnya.
Sementara itu Habibulloh pengurus DPD Partai Golkar Kabupaten Mojokerto mengatakan, mesin Partai Golkar di bawah kepemimpinan H. Winajat terus hidup, kegiatan-kegiatan yang menyentuh masyarakat terus dijalankan. Diantaranya sambut HUT Kemerdekaan ke-77 RI gelar lomba volley ball, peserta khusus putri antar kecamatan, lomba billiard yang diikuti kawula muda dan gelar pagelaran wayang kulit, di lapangan Badung Desa Kedunglengkong Dlanggu.
“Semua kegiatan yang digagas Partai Golkar mendapat apresiasai dari Bupati Mojokerto, bahkan pagelaran wayang kulit di Dlanggu, Bupati Ikfina dan Wabup Gus Barra, hadir dan menonton sampai pukul 02.00 dini hari,” jelasnya. (din)