JATIMPOS.CO//SURABAYA- Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memimpin Upacara Peringatan HUT ke-76 Kemerdekaan RI di Gedung Grahadi, Selasa (17/8). Kegiatan dengan ketentuan protokol kesehatan yang sangat ketat, jumlah terbatas karena kondisi pandemi covid-19.
“Undangan, dibatasi hanya 50 undangan (padahal Grahadi bisa menampung 3.500 orang) yang dapat menghadiri Upacara di Gedung Grahadi. Baik undangan, petugas dan pasukan, semuanya diwajibkan untuk melakukan Swab Antigen sebelum pelaksanaan Upacara dan juga sudah melaksanakan vaksin minimal dosis pertama,” kata Plt. Kepala Biro Administrasi Pimpinan, Aries Agung Paewai.
Jumlah petugas Paduan Suara kata Plt Karo Aries Agung juga dari jumlah normal sekitar 350 orang, sekarang hanya menjadi 30 orang.
"Banyak berkurang karena kita harus menjaga social distancing dan juga pembatasan yang sangat ketat agar upacara dapat berjalan dengan tertib dan khidmad serta tetap dalam kondisi kesehatan yang baik. Jadi prosesnya adalah seluruh kegiatan sesuai dengan protkes dan sesuai dengan surat edaran Sekretaris Negara tentang tata cara upacara yang dilaksanakan hari kemerdekaan Republik Indonesia," tegasnya.
Aries Agung juga menambahkan bahwa, ke-50 undangan tersebut juga menghadiri dua kali upacara yaitu yang melaksanakan baik pagi hari, Upacara Pengibaran Bendera pukul 08.00 maupun upacara penurunan bendera pada sore harinya pukul 17.30.
Merdeka dari Covid-19
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh lapisan masyarakat Jawa Timur menjadikan Peringatan HUT ke-76 Kemerdekaan RI sebagai momentum untuk bangkit dari pandemi Covid-19. Caranya dengan saling menguatkan semangat bangkit, gotong royong dan solidaritas antar sesama.
“Dalam peringatan HUT ke-76 Kemerdekaan RI tahun ini, kita masih dalam situasi pandemi Covid-19 yang berdampak pada berbagai lini kehidupan. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh masyarakat Jatim untuk menumbuhkan ketangguhan itu. Sikap mental untuk bangkit dari tekanan, beradaptasi dengan keadaan, hingga mampu melewati situasi sulit ini bersama-sama,” kata Khofifah usai menjadi Inspektur Upacara Peringatan HUT ke-76 Kemerdekaan RI di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (17/8).
Menurutnya, sepanjang sejarah negeri ini, setiap tantangan dan kesulitan yang dihadapi selalu mampu diatasi karena perjuangan yang pantang menyerah. Dalam keterpurukan dan kesulitan pun, Bangsa Indonesia selalu bangkit dan mengatasinya karena ketangguhan yang dimiliki.
“Jika kita bisa melewati ini semua maka ini akan membuat kita lebih besar dan lebih hebat sebagai bangsa. Ini adalah momen kita naik kelas sebagai bangsa, momen kita bertumbuh untuk menjadi lebih besar, lebih hebat. Bila Covid-19 ini bisa terkendali maka selaras dengan tema Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh, maka akan terwujud Jatim Tangguh, Jatim Tumbuh,” terangnya.
Lebih lanjut Khofifah mengatakan, dalam menyelesaikan pandemi Covid-19, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan dukungan, semangat, kerja keras dan gotong royong seluruh elemen masyarakat. Yakni untuk merdeka dari Covid-19.
Oleh karena itu, lanjutnya, masyarakat harus terus disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes) seperti memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. Lalu, segera melakukan vaksinasi Covid-19.
“Kami bersama jajaran Forkopimda Jatim terus melakukan perluasan dan akselerasi vaksinasi di seluruh lapisan masyarakat baik kaum difabel, lansia, masyarakat umum dan lain sebagainya. Vaksinasi juga terus dikebut dengan melibatkan seluruh pihak baik perguruan tinggi, pesantren dan berbagai institusi,” terangnya.
Orang nomor satu di Jatim ini merasa optimis, bahwa masyarakat Jatim mampu bangkit dari pandemi Covid-19. Semangat dan jiwa masyarakat Jatim yang tangguh, berani dan tak kenal menyerah menjadi modal kuat dalam melewati segala tantangan ke depan.
“Karakter masyarakat Jatim yang tangguh, berani dan tak kenal menyerah ini ditambah dengan modal sosial saling tolong menolong, kebersamaan dan gotong royong, sudah teruji sejak zaman penjajahan dulu. InsyaAllah dengan modal ini masyarakat Jatim bisa bangkit dan melewati pandemi ini,” terangnya.(*)