JATIMPOS. CO/ MOJOKERTO – Ribuan langkah kaki berpadu dengan semangat kebersamaan dalam gelaran Majapahit Heritage Fun Run 5K 2026 yang berlangsung meriah di kawasan Wisata Desa Bumi Mulyo Jati (BMJ), Desa Randugenengan, Kecamatan Dlanggu, Minggu (31/5/2026).
Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi ke-733 Kabupaten Mojokerto yang berhasil menarik sekitar 1.200 peserta dari berbagai daerah dan kalangan.
Sejak pagi, area start dan finish dipadati peserta yang antusias mengikuti ajang lari santai bertema warisan budaya Majapahit tersebut. Selain menjadi sarana olahraga, kegiatan ini juga menghadirkan nuansa wisata sejarah yang menjadi identitas Kabupaten Mojokerto sebagai tanah peninggalan Kerajaan Majapahit.
Pelepasan peserta dilakukan langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto, Teguh Gunarko. Sejumlah tokoh turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut, di antaranya Staf Khusus Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Afif Zamroni, Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Hidayat, serta Wakil Bupati Mojokerto Muhammad Rizal Octavian.
Turut hadir pula Kepala Disbudporapar Ardi Sepdianto, Kepala Dispendukcapil Noan Handito, Kepala Dinas Pendidikan Amsar Azhari Siregar, pengurus KONI Kabupaten Mojokerto, unsur Forkopimca Dlanggu, serta berbagai elemen masyarakat yang ikut menyemarakkan acara.
Wakil Bupati Mojokerto Muhammad Rizal Octavian menilai kegiatan tersebut menjadi media efektif untuk mengajak masyarakat menerapkan gaya hidup sehat sekaligus memperkenalkan potensi daerah.
Menurutnya, olahraga dapat menjadi pintu masuk promosi wisata dan budaya yang mampu menjangkau masyarakat lebih luas. Ia juga menegaskan bahwa peringatan Hari Jadi Kabupaten Mojokerto harus menjadi momentum untuk memperkuat rasa memiliki dan kebanggaan terhadap daerah.
“Melalui kegiatan seperti ini, masyarakat tidak hanya berolahraga, tetapi juga diajak mengenal lebih dekat sejarah dan potensi wisata yang dimiliki Kabupaten Mojokerto,” ujarnya.
Ketua Panitia Majapahit Heritage Fun Run 5K 2026, Bryan Setiawan, mengungkapkan tingginya animo masyarakat menjadi bukti bahwa kegiatan olahraga yang dikemas secara kreatif mendapat sambutan positif. Menariknya, konsep acara ini lahir dari gagasan mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa) yang tengah menjalani program magang di KONI Kabupaten Mojokerto.
“Kami bersyukur karena partisipasi masyarakat sangat luar biasa. Harapannya, event ini bisa terus berkembang dan menjadi agenda tahunan yang dinanti masyarakat,” kata Bryan.
Selain menempuh rute lari sejauh lima kilometer, peserta juga mendapatkan berbagai fasilitas seperti jersey eksklusif, nomor peserta, medali finisher, tote bag, hingga produk sponsor. Panitia juga menyediakan water station, layanan kesehatan, dokumentasi kegiatan, hiburan musik, stan UMKM, serta doorprize dengan total hadiah mencapai Rp20 juta.
Pada akhir acara, panitia memberikan penghargaan kepada pelari tercepat kategori putra dan putri, serta peserta dengan kostum paling kreatif. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas semangat sportivitas dan partisipasi para peserta.
Keberhasilan penyelenggaraan Majapahit Heritage Fun Run 2026 diharapkan semakin mengukuhkan Kabupaten Mojokerto sebagai destinasi sport tourism yang memadukan olahraga, sejarah, budaya, dan potensi desa wisata dalam satu kemasan kegiatan yang menarik bagi masyarakat. (din)