JATIMPOS.CO/MADIUN - Seiring pemberlakuan GAPEKA (Grafik Perjalanan Kereta Api) 2023, terhitung mulai 1 Juni 2023, PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan melakukan peningkatan percepatan waktu tempuh pada perjalanan Kereta Api Jarak Jauh.

Sejumlah Kereta Api yang mengalami percepatan waktu tempuh meliputi KA kelas eksekutif, bisnis, dan ekonomi untuk berbagai relasi seperti Blitar - Jakarta, Jombang - Jakarta, Jakarta - Surabaya pp, Jakarta - Solo pp, Bandung - Surabaya pp, dan lainnya.

“Percepatan waktu tempuh kereta api ini sebagai bentuk peningkatan layanan KAI kepada pelanggan. Dengan waktu perjalanan yang lebih cepat maka akan semakin meningkatkan mobilitas masyarakat melalui transportasi kereta api,” kata Manager Humas Daop 7 Madiun, Supriyanto, Senin (15/5/2023).

Beberapa percepatan waktu tempuh kereta api yang berangkat dan melintas di Daop 7 Madiun tersebut semakin cepat. Bahkan ada yang hingga 41 menit seperti pada KA Brantas relasi Blitar - Pasar Senen waktu tempuhnya menjadi 12 jam 51 menit saja, dari sebelumnya 13 jam 32 menit. Dengan waktu yang lebih singkat, para pelanggan dapat memanfaatkan waktu tersebut untuk berbagai kegiatan lainnya karena perjalanannya lebih efisien.

Berikut beberapa perjalanan Kereta Api Jarak Jauh yang mengalami percepatan waktu tempuh per 1 Juni 2023 :

1). KA Brantas, Relasi Blitar - Pasar Senen, waktu tempuh sebelumnya 13 jam 32 menit, kini menjadi 12 jam 51 menit (lebih cepat 41 menit).

2). KA Bangunkarta, Relasi Jombang - Pasar Senen, waktu tempuh sebelumnya 12 jam 12 menit, kini menjadi 11 jam 38 menit, (lebih cepat 38 menit).

3). KA Singasari, Relasi Blitar - Pasar Senen, waktu tempuh sebelumnya 13 jam 43 menit, kini menjadi 13 jam 24 menit (lebih cepat 19 menit).

4). KA Mutiara Selatan (85), Relasi Surabaya Gubeng - Bandung, waktu tempuh sebelumnya 12 jam 15 menit, kini menjadi 11 jam 3 menit, (lebih cepat 72 menit).

5). KA Mutiara Selatan (86), Relasi Bandung - Surabaya Gubeng, waktu tempuh sebelumnya 12 jam 15 menit, kini menjadi 11 jam 8 menit (lebih cepat 67 menit).

6). KA Bima (60), Relasi Gambir - Surabaya Gubeng, waktu tempuh sebelumnya 11 jam 31 menit, kini menjadi 10 jam 30 menit (lebih cepat 61 menit).

7). KA Bima (59), Relasi Surabaya Gubeng - Gambir, waktu tempuh sebelumnya 11 jam 35 menit, kini menjadi 10 jam 40 menit (Lebih cepat 55 menit).

Percepatan waktu tempuh perjalanan ini dapat dicapai karena sejumlah langkah perbaikan prasarana oleh KAI dan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan, seperti adanya jalur ganda di lintas Gedebage - Haurpugur, pengoperasian lintas double-double track (DDT) Cakung - Bekasi, peningkatan kecepatan prasarana di berbagai lintas hingga 120 km/jam, perubahan sistem persinyalan, serta pengoperasian jembatan KA lintas Bumiayu - Linggapura.

KAI mengimbau kepada calon pelanggan untuk memperhatikan kembali jadwal perjalanannya. Pasalnya, percepatan waktu tempuh pada hampir semua KA Jarak Jauh mulai 1 Juni 2023 tersebut berimbas pada perubahan jam keberangkatan kereta api. Sebagai contoh KA Brantas relasi Blitar-Pasar Senen, sebelumnya berangkat dari Stasiun Blitar pukul 12.15 WIB menjadi 14.00, KA Kahuripam relasi Blitar - Kiaracondong, sebelumnya berangkat dari Stasiun Blitar pukul 16.10 WIB, menjadi 15.45 WIB.

Selain peningkatan percepatan waktu tempuh, KAI juga menambah perjalanan kereta api baru yang melintas di Daop 7 Madiun, yakni Kereta api Argo Semeru relasi Surabaya Gubeng - Madiun - Yogyakarta - Gambir pp. Dengan penambahan relasi kereta api ini, KAI menawarkan kepada masyarakat yang hendak ke Jakarta pada siang hari yang sebelumnya belum terakomodir. Kereta Argo Semeru berangkat dari Stasiun Surabaya Gubeng 09.95 WIB , Jombang 09.56 WIB, Kertosono 10.10 WIB, Madiun 11.03 WIB, Yogyakarta 12.53 WIB dan sampai Stasiun Gambir, pukul 19.40 WIB.

Untuk semakin menarik minat pelanggan, KAI menawarkan tarif promo dengan jumlah terbatas pada KA Argo Semeru seharga Rp250.000. Tarif promo ini berlangsung pada bulan Juni 2023.

Karena pembelian tiket kereta api jarak jauh dapat dilakukan sejak H-30, masyarakat sudah bisa membeli tiket KA-KA tersebut pada aplikasi KAI Access, web kai.id, atau chanel eksternal resmi yang bekerja sama dengan KAI.

“KAI akan terus meningkatkan pelayanannya melalui berbagai inovasi seperti percepatan waktu perjalanan KA Jarak Jauh. Kami harap masyarakat tetap menggunakan kereta api sebagai transportasi andalannya,” tutup Supriyanto. (hms).