JATIMPOS.CO/ KABUPATEN MOJOKERTO - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Mojokerto mencatat pencapaian luar biasa dalam realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pajak pada triwulan pertama tahun 2025. Hingga akhir Maret, realisasi PAD dari pajak mencapai 120 persen dari target yang ditetapkan, menandakan keberhasilan strategi optimalisasi yang diterapkan pemerintah daerah.
Kepala Bapenda Kabupaten Mojokerto, Drs. Ardi Septianto, M.Si, menyebutkan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari berbagai inovasi dalam sistem pemungutan pajak, termasuk pemanfaatan teknologi digital dan peningkatan sosialisasi kepada wajib pajak.
"Kami terus melakukan inovasi, termasuk sistem pembayaran pajak berbasis digital dan sosialisasi langsung ke desa-desa agar masyarakat lebih mudah dalam memenuhi kewajiban pajaknya," ujar Ardi ketika ditemui di ruang kerjanya pada Jumat (21/3/2025).
Selain itu, Bapenda juga aktif melakukan jemput bola ke desa-desa, memberikan kemudahan layanan pembayaran pajak bagi masyarakat, serta memperketat pengawasan terhadap sektor-sektor penyumbang PAD. Langkah ini terbukti efektif, dengan beberapa sektor pajak mengalami peningkatan signifikan.
Adapun realisasi PAD dari sektor pajak pada triwulan pertama tahun 2025 mencatat pencapaian sebagai berikut:
- Pajak Parkir: Target Rp 46 juta, realisasi Rp 89,8 juta (199,66%)
- Pajak Hotel: Target Rp 825 juta, realisasi Rp 1,51 miliar (184,07%)
- BBN-KB: Target Rp 4,94 miliar, realisasi Rp 7,79 miliar (157,61%)
- Pajak Reklame: Target Rp 675 juta, realisasi Rp 995,6 juta (147,51%)
- PKB: Target Rp 13,27 miliar, realisasi Rp 18,39 miliar (138,59%)
- Pajak Restoran: Target Rp 2,02 miliar, realisasi Rp 2,76 miliar (136,35%)
- AT: Target Rp 4,8 miliar, realisasi Rp 6,15 miliar (128,25%)
- Pajak Hiburan: Target Rp 270 juta, realisasi Rp 328 juta (121,49%)
- PPJ: Target Rp 18,9 miliar, realisasi Rp 21,76 miliar (115,18%)
- PBB: Target Rp 17,4 miliar, realisasi Rp 19,70 miliar (113,25%)
- BPHTB: Target Rp 10,54 miliar, realisasi Rp 10,20 miliar (96,76%)
- Minerba: Target Rp 1,95 miliar, realisasi Rp 1,78 miliar (91,75%)
Keberhasilan ini, menurut Ardi, menjadi motivasi bagi Bapenda untuk terus meningkatkan pelayanan dan inovasi guna mendukung pembangunan daerah serta kesejahteraan masyarakat.
"Kami optimis, dengan strategi yang terus kami tingkatkan, realisasi PAD sektor pajak hingga akhir tahun bisa terus meningkat dan memberikan kontribusi signifikan bagi pembangunan di Kabupaten Mojokerto," pungkasnya. ( din)