JATIMPOS.CO/KABUPATEN MADIUN – Bupati Madiun, Hari Wuryanto resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada tiga direksi baru Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda) Tirta Dharma Purabaya Kabupaten Madiun di Gedung Eka Kapti pada Rabu (4/6/2025).

SK ini diserahkan sebagai bentuk penetapan hasil seleksi akhir yang telah dilaksanakan. Dalam penyerahan SK tersebut juga disertai penandatanganan pakta integritas antara bupati dan ketiga pejabat baru.

Ketiga pejabat yang akan memimpin Perumda Air Minum Tirta Dharma Purabaya untuk periode masa bhakti 2025 hingga 2030 yakni Imansyah Novianto sebagai Direktur Utama, Muhammad Cholifaturrosidin sebagai Direktur Umum, dan Ira Anggrainy sebagai Direktur Teknik.

Penetapan ketiga direksi ini didasarkan pada hasil seleksi terbuka yang digelar Panitia Seleksi Direksi Perumda Air Minum Tirta Dharma Purabaya. Seleksi dilakukan melalui tahapan tes psikologi, uji kompetensi dan kepatutan (UKK), serta wawancara.

Berdasarkan Berita Acara Nomor: 900.1.13.2/11/Panitia Seleksi BUMD/2025 tanggal 8 Mei 2025, panitia menetapkan masing-masing tiga nama terbaik dari tiap formasi. Dari hasil tersebut, Bupati Madiun menetapkan satu nama untuk masing-masing posisi direksi.

Bupati Madiun, Hari Wuryanto menegaskan bahwa proses seleksi telah dilakukan secara terbuka dan sesuai dengan ketentuan. Ia meminta para direksi baru segera bekerja dan memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat.

"Panitia seleksi sudah bekerja sesuai prosedur. Sekarang waktunya direksi baru segera bergerak, karena banyak investor di sektor perumahan yang menanti layanan air bersih dari PDAM,” kata Hari Wuryanto.

Ia juga menekankan pentingnya kinerja direksi dalam mendukung program pemerintah daerah, terutama yang berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan dan penurunan angka stunting.

"Mereka harus menjadi pelayan masyarakat. Air bersih itu kebutuhan dasar, dan pelayanan yang baik bisa mendukung program-program besar kami, termasuk pengentasan stunting,” ujarnya.

Sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), lanjut Hari Wur, PDAM juga dituntut memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah.

"Perusahaan tentu punya target. Selain masyarakat harus merasa terlayani, PDAM juga harus menghasilkan profit yang menopang pendapatan daerah,” kata dia.

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Tirta Dharma Purabaya, Imansyah Novianto, menyampaikan kesiapan pihaknya dalam menjawab tantangan tersebut. Menurut dia, direksi baru akan bekerja sesuai visi misi Bupati dan Wakil Bupati Madiun, yakni bersih, sehat, dan sejahtera.

Menurut Imansyah, PDAM saat ini masih memiliki idle capacity yang memungkinkan perluasan layanan ke wilayah-wilayah baru.

"Kami akan menjalankan perusahaan ini dengan sebaik-baiknya. Kami siap mendukung program-program unggulan pemerintah, termasuk pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat,” kata Imansyah. (jum).