JATIMPOS.CO/JOMBANG – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jombang mengadakan studi lapang pengolahan sampah rumah tangga, Kamis (12/6) pagi. Dengan menggunakan armada Tayo, pleno outdoor itu menyusuri TPA Banjardowo dan Bank Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jombang.
“Kita tergerak dengan persoalan sampah belakangan yang cukup mengkhawatirkan, jumlah sampah sudah mencapai 530 ton setiap hari,” kata Plt Ketua DWP Disdikbud Jombang, Binti Yoni Tri Joko Kurnianto. Karena itu ibu-ibu DWP Disdikbud diajak langsung bagaimana melihat pemilahan dan pengolahan sampah di TPA Banjardowo.
Paling tidak, diharapkan, ibu-ibu bisa memiliki bekal memilah sampah sendiri secara mandiri di rumah. Kemudian diteruskan kepada semua anggota keluarga, baik suami dan anak. Termasuk kepada tetangga, saudara, kerabat, teman dan siapa saja yang itu tujuannya turut mengedukasi masyarakat. Tentang pentingnya memilah dan membuang sampah pada tempatnya. “Terutama sampah rumah tangga,” tegasnya.
Studi lapang diikuti istri-istri kepala SMPN, istri pengawas, pengawas, kepala SDN dan kepala SKB se-Kabupaten Jombang. Seluruhnya notabene menjadi ketua DWP baik unker SMPN, Satuan Pendidikan Kecamatan dan SKB. “Jadi jangan khawatir, ibu-ibu bisa menjadi penyambung lidah, sekaligus melakukan pengimbasan di masing-masing unit kerja,” tambah Binti.
Rombongan studi lapang diterima langsung Kabid Pengelolaan Sampah dan Ruang Terbuka Hijau DLH Jombang, M Amin Kurniawan. Selain menerangkan tentang banyaknya produksi sampah setiap hari, ia mengajak ibu-ibu turut berpartisipasi dalam mengurangi sampah rumah tangga di rumah. Misal saat belanja membawa tas belanja ramah lingkungan dari rumah.
Selanjutnya, ibu-ibu diajak melihat sistem pemilahan sampah organic dan sampah rumah tangga di area belakang. Termasuk belajar lebih dalam tentang Bank Sampah Induk (BSI) di DLH Jombang. “Jadi semua jenis sampah yang sudah dipilah ini ada nilainya. Meski itu bonusnya, namun yang terpenting pemilahan dan pengumpulan sampah bisa mengurangi pencemaran air dan menjaga kebersihan lingkungan,” tegas Amin.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Jombang, Miftahul Ulum, menambahkan Ia sangat senang mendukung kegiatan DWP Disdikbu Jombang, "Saya sangat senang dan mndukung sekali kegiatan DWP Disdikbud Kabupaten Jombang yang saat ini lebih fokus terhadap pengelolaan sampah rumah tangga/domestik.," ungkap Ulum, Jum'at (13/06/2025).
Dengan melalui kgiatan ini, sambung Miftahul Ulum, "Ibu-Ibu DWP Disdikbud Jombang bisa menjadi motor penggerak sekaligus agen perubahan di lingkungan Disdikbud dan rumah tangga masing-masing akan pentingnya pengelolaan sampah domestik dengan baik dan bijak. Sehingg kedepan bisa menciptakan lingkungan keluarga dan lingkungan rumah tangga yang sehat dan berkualitas," pungkasnya.
(her)